Banjir Landa Aceh
VIDEO - Bupati Pidie Antarkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tangse
Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse pada Senin (1/12/2025).
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Khusna Maulidia
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Musibah bencana banjir melanda Aceh juga dirasakan masyarakat pelosok Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie. Ekses banjir melanda daerah ini, sebanyak 7 rumah dan 2 balai pengajian hilang disapu banjir. Selanjutnya ada 21 rumah dilaporkan mengalami rusak.
Banjir melanda Aceh ini terjadi sejak Selasa (25/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025). Laporan kehilangan tujuh rumah di Blang Pandak Tangse ini diketahui saat kunjungan Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah ke desa tersebut, Senin (1/12/2025) petang.
Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah, MH, bersama Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB Pusat, Dr Kheriawan, MM datang ke Tangse meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Gampong Blang Pandak Tangse.
Dalam kunjungan itu Bupati dan pejabat pusat ini mengantar bantuan untuk korban banjir agar bisa meringankan penderitaan mereka. Bantuan diberikan itu antara lain, selimut, kasur, beras, mie instan, air mineral dan sejumlah kebutuhan lainnya.
Kunjungan Bupati dan rombongan ini juga didampingi perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Dalam kunjungan itu Bupati juga hadir Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Pidie Jufrizal SSos MSi. Jubir Bupati Pidie, Andi Firdaus SH. Kadis Sosial Husin Yahya SAg dan juga perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie. Rombongan Bupati Sarjani juga ikut didampingi Ketua TP PKK Pidie, Hj Rohana Razali STp. Anggota DPRK Pidie asal Tangse Tgk Muhammad. Di Blang Pandak, rombongan asal Sigli ini disambut Camat Tangse Abdul Jafar SPd, Keuchik Blang Pandak Muhammad Yanis. Dan tokoh masyarakat Tangse serta daerah gampong setempat.
Kehadiran Bupati bersama istri ke desa terpencil ini diwarnai keharuan dan penuh keakraban. Manakala sejumlah korban melaporkan kesedihannya pada orang nomor satu di Pidie secara langsung. Di sisi lain, istri Bupati Sarjani, Hj Rohana juga secara langsung memberikan semangat sembari memeluk seorang perempuan yang kehilangan rumahnya disapu banjir. Dengan penuh haru, first lady Pidie ini merangkul memeluk seorang warga perempuan dengan rasa haru dan memberikan semangat agar tetap sabar atas cobaan diberikan Allah SWT.
Keuchik Gampong Blang Pandak, Muhammad Yanis mengatakan, sebanyak 7 rumah milik warga setempat hilang disapu banjir. Air bah yang datang di tengah subuh hari musibah itu menyapu seisi rumah secara tak beraturan sehingga seluruh isi rumah hanyut dibawa banjir. Namun tidak ada korban jiwa.
Hingga kini mereka korban yang sudah tidak memiliki rumah ini tinggal di pengungsian. Kesedihan terus menyelimuti para korban. Gampong Blang Pandak ini merupakan salah satu desa terpencil terletak di kaki Gunung Halimun. Lokasinya terbilang sejuk dan terpelosok sangat memprihatinkan.