Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Ruas Jalan Bireuen-Takengon Amblas dan Longsor, Kendaraan Belum Bisa Lewat

Hingga Senin (15/12/2025) atau sudah 20 hari, wilayah Bener Meriah dan Takengon masih gelap tanpa aliran listrik dan jaringan telekomunikasi seluler.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ruas jalan nasional penghubung Bireuen dan Takengon hingga Bener Meriah hingga kini belum bisa dilalui kendaraan roda empat pascaterdampak banjir bandang tiga pekan lalu. 

Kondisi jalan mengalami banyak kerusakan parah berupa longsor dan amblas.

Salah satu jembatan di Kilometer 45 tepatnya di Enang-enang, Kabupaten Bener Meriah, putus total. Kondisi jembatan itu masih memprihatinkan dengan jalan tertutup lumpur tebal, pohon tumbang, serta longsoran yang sangat parah.

Kerusakan berat terbentang sepanjang ruas jalan dari Jembatan Teupin Mane. Terdapat 17 titik longsor dan 18 titik jalan amblas dengan kondisi sangat parah dari Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli hingga Jembatan Inang-inang di Kabupaten Bener Meriah.

Salah satu kerusakan paling kritis berada di Kilometer 23, di mana jalan amblas hampir 50 meter lebih dengan jurang sangat dalam di sisinya. Kondisi ini membuat masyarakat di dua kabupaten tersebut masih terisolir dengan penerangan dan pasokan sembako yang minim.

Listrik juga masih padam sejak malam pertama bencana terjadi. Hingga Senin (15/12/2025) atau sudah 20 hari, wilayah Bener Meriah dan Takengon masih gelap tanpa aliran listrik dan jaringan telekomunikasi seluler. (*)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved