Cuaca Ekstrem
VIDEO - Penampakan Salju Lebat di Arab Saudi, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Pegunungan Hail & Tabuk di Kerajaan Arab Saudi memutih, suhu anjlok di bawah 0°C. Pakar: Kejadian wajar di musim dingin.
Penulis: Khusna Maulidia | Editor: Khusna Maulidia
SERAMBINEWS.COM - Pemandangan tidak biasa menyelimuti wilayah utara Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir. Rekaman video yang beredar menunjukkan hujan salju lebat mengguyur kawasan Pegunungan Aqab Al-Rawdah di selatan Kota Hail, serta wilayah Aqlat bin Jibrin. Dalam video tersebut, tampak butiran salju putih yang tebal menutupi badan kendaraan hingga kaca depan mobil milik warga, menciptakan suasana musim dingin yang ekstrem di tengah gurun.
Dilansir dari Gulf News, Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi sebelumnya telah memprakirakan adanya peluang tinggi terjadinya hujan salju pada hari Kamis di berbagai wilayah utara Kerajaan. Wilayah yang terdampak meliputi Qassim, serta dataran tinggi di Tabuk dan Hail. Hal ini terjadi seiring dengan sistem cuaca intens yang tengah melanda sebagian besar wilayah negara tersebut.
Pihak meteorologi menyebutkan bahwa suhu di dataran tinggi diperkirakan akan merosot hingga di bawah 0 derajat celcius. Kondisi ini sangat mendukung terbentuknya salju, yang juga disertai dengan fenomena badai petir, hujan es, dan angin kencang. Bahkan, wilayah Qassim sempat berada dalam status waspada merah akibat risiko curah hujan tinggi dan banjir.
Meskipun fenomena ini menarik perhatian luas di media sosial, para ahli menyebutkan bahwa hujan salju di Arab Saudi bukanlah sesuatu yang mustahil. Astronom terkemuka dari Jam Matahari Astronomi Taif sekaligus anggota Persatuan Arab untuk Ilmu Ruang Angkasa dan Astronomi, Mohammed bin Reddah Al Thaqafi, menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan hal yang wajar terjadi selama bulan-bulan musim dingin.
Al Thaqafi memaparkan bahwa hujan salju di wilayah utara Arab Saudi memang terjadi secara periodik setiap musim dingin, meskipun tidak mengikuti siklus astronomi yang tetap. Menurut penjelasannya, intensitas dan kemunculan salju sangat bergantung pada perubahan kondisi iklim dan atmosfer pada saat itu.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa salju biasanya tercatat antara bulan Desember hingga Februari. Wilayah-wilayah seperti Tabuk, Al-Jouf, dan Arar menjadi lokasi yang paling sering terdampak karena posisinya yang lebih terbuka terhadap sistem cuaca Mediterania dibandingkan wilayah Kerajaan lainnya.
Baca juga: VIDEO - Detik-detik Hujan Badai Dahsyat Terjang Kota Mekkah Akibat Cuaca Ekstrem 2025