Video
VIDEO - Tembus 11 Jam, Xtrim Langsa Antar Bantuan ke Kampung Sekumur yang Terisolir Pascabanjir
Komunitas pecinta mobil offroad dari Xtrim Langsa yang melakukan misi kemanusian korban banjir ini
Penulis: Zubir | Editor: Rahmat Erik Aulia
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir / Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG - Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang hingga kini masih terisolir dari jalur darat atau hanya bisa dituju melalui jalur Sungai Tamiang.
Sekumur salah satu dari sejumlah daerah permukiman penduduk di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami cukup parah dampak bencana banjir dan tanah longsor akhir tahun 2025 ini.
Dari 283 rumah penduduk atau dihuni 1.200 orang, kini di Sekumur hanya tersisa 13 unit rumah saja serta 1 masjid, artinya 270 rumah hilang atau hanyut dan rusak total dihantam air besar dan kayu gelondongan yang diduga dari aksi perambahan hutan.
Komunitas pecinta mobil offroad dari Xtrim Langsa yang melakukan misi kemanusian korban banjir ini, akhirnya Minggu (21/12/2025) pukul 22.00 WIB berhasil menerobos ke daerah ini, setelah bergerak dari Kota Langsa pukul 11.00 WIB.
Namun untuk menjangkau wilayah itu, sebanyak 3 unit mobil jeep 4x4 Xtrim Langsa yang berbekal tenaga bantu wich, harus bersusah payah menerabas medan berat, atau jalan berbukit longsor dan juga banyak terhalang kayu tumbang.
Biasanya, untuk menuju ke Kampung Sekumur diwaktu sebelum bencana dahsyat banjir ini, hanya membutuhkan waktu antara 1 atau 2 jam melalui kawasan Sekerak, Aceh Tamiang.
Akan tetapi paska banjir dan terputusnya jembatang Sekerak, salah satu jalan menuju kesana hanya bisa dilalui dari Kampung Bandung Jaya, Manyak Payed, Aceh Tamiang, dan sejumlah jalur darat lainnya yang kini memang semuanya rusak total.
Sementara Tim Xtrim Langsa yang beranggotakan Wahyu Lubis, Anto Bengkel, dan Zubir beserta kru, termasuk rekan Murtala, saat itu memilih melalui jalur itu untuk menjangkau Kampung Sekumur.
Dari Kampung Bandung Jaya, Tim Xtrim Langsa selanjutnya masuk ke kawasan bukit dan jalan rusak parah, di area sekitar kawasan Perbunan PT Semadam.
Usai menaklukkan jalan berbukit yang banyak titik longsor dan juga terhalang kayu tumbang, sekitar 11 jam Tim Xtrim Langsa, bsrulah pukul 22.00 malam itu tim tiba ke Kampung Sekumur.
Perjalan berat dan melelahkan serta membahayakan itu terasa hilang dan terbayarkan, setelah 3 mobil jeep 4x4 Xtrim penuh muatan bantuan ini tiba ke desa yang kini hanya tersisa 13 rumah dan 2 masjid dari 283 rumah akibat disapu air bercampur kayu besar.
Setelah bertemu Datok Kampung Sekumur, Sofian Iskandar, sebanyak 550 bungkus nasi, sepuluh sak beras, susu anak-anak 10 dus, termasuk berapa dus susu orang dewasa, puluhan air mineral, dan belasan jeurigen air bersih, makanan atau snack ringan anak-anak, langsung disalurkan tengah malam itu juga kepada warga Kampung Sekumur.
Alhamdulillah, sambung Wahyu, perjalanan ke Kampung Sekumur dengan 3 unit mobil jeep 4x4 untuk membawa bantuan kepada korban banjir di sana berjalan lancar, walaupun tim harus bekerja ekstra dari siang hingga semalaman penuh, sampai pagi. (*)
Host : Siti Masyithah
Editor : Rahmat Erik Aulia
| VIDEO - Rutan Banda Aceh Gelar Tes Urine WBP, Pastikan Lingkungan Bebas Narkoba |
|
|---|
| VIDEO - Hubungan 8 Tahun Berakhir Tragis, Pemuda di Pandeglang Diamankan Polisi |
|
|---|
| VIDEO - Iran Bergerak Diam-diam, Dialog Panjang Elite Politik Picu Spekulasi Baru |
|
|---|
| VIDEO - Tiga Kapal Perusak AS Diserang IRGC, Washington Langsung Balas Iran |
|
|---|
| VIDEO - Proses Hibah Tanah Milik TNI AD Selesai, Pemkab Bireuen Resmi Miliki Aset Seluas 2 Hektar |
|
|---|