Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO Rakit Hanyut, Pelajar Sawang Kembali Terhalang ke Sekolah

Rakit sederhana yang menjadi satu-satunya sarana penyeberangan, hanyut terbawa arus deras pada Selasa (6/1/2026) dinihari.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA – Harapan anak-anak di seberang sungai Sawang untuk kembali bersekolah setelah bencana banjir bandang, kembali pupus.

Rakit sederhana yang menjadi satu-satunya sarana penyeberangan, hanyut terbawa arus deras pada Selasa (6/1/2026) dinihari.

Sehari sebelumnya, rakit kayu seadanya itu berjasa mengantarkan puluhan pelajar dari Gampong Gunci, Lhok Cut, Kubu, dan Blang Cut  menuju sekolah mereka di pusat Kecamatan Sawang

Rekaman video yang dikirimkan oleh Khairunisak, warga Dusun Kuta Batee, menampilkan momen penuh perjuangan anak-anak menyeberangi sungai dengan rakit tersebut pada hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1/2026).

Namun, pada hari Selasa, rekaman baru dari lokasi yang sama menunjukkan pemandangan berbeda.

Baca juga: VIDEO Gampong Gunci Sawang Kini Jadi Hamparan Pasir

Dalam video itu, Khairunnisak berbagi cerita dan fakta, bahwa para pelajar generasi bangsa itu, terpaksa kembali absen ke sekolah, karena rakit yang sehari sebelumnya menjadi jembatan harapan, telah hanyut terbawa arus deras pada, Selasa dinihari.

Untuk diketahui, seluruh akses utama berupa jembatan penyeberangan menuju ke empat desa di seberang sungai Sawang ini, telah putus dalam bencana banjir besar 26 November 2025.

Kecamatan Sawang, salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Utara yang dulu dikenal sebagai daerah kaya minyak dan gas alam, kini menghadapi tantangan berat. 

Berjarak sekitar 245 kilometer dari Banda Aceh dan 30 kilometer dari Lhokseumawe --kota yang dulu dijuluki “petro dolar”—sejumlah desa di Sawang kini terisolasi, karena warganya harus bergantung pada rakit darurat untuk beraktivitas.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved