Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Puluhan Rumah di Ulee Jalan Masih Berlumpur Pascabanjir Bandang

Lereng sungai yang terkikis parah membuat jarak antara rumah warga dengan bibir sungai menyusut drastis

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Musibah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bireuen akhir November lalu masih menyisakan dampak parah di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Peusangan Selatan. Hingga Sabtu (10/1/2026), puluhan rumah di dusun setempat masih tertimbun endapan lumpur tebal dan belum dapat dibersihkan penghuninya.

Sebanyak 95 unit rumah terdampak dalam bencana tersebut, dengan kondisi rusak hingga satu unit hilang. Sebagian besar rumah masih dipenuhi lumpur di dalam dan luar, dengan pintu terbuka, seolah dibiarkan begitu saja. Para pemiliknya mengaku tak sanggup membersihkan secara manual dan masih mengungsi di berbagai tempat.

Warga mengharapkan bantuan pemerintah untuk penyediaan alat berat guna membersihkan lumpur serta bantuan hunian, baik sementara maupun tetap, terutama menjelang bulan Ramadan. Perangkat desa setempat mengonfirmasi bahwa bantuan alat berat dari HRD sempat datang beberapa hari lalu, namun hanya difokuskan untuk membersihkan jalan desa dan membuka saluran. Operasional alat berat yang terbatas menyebabkan lumpur di area rumah warga belum tertangani.

Ketua Tuha Peut Ulee Jalan menyatakan kekhawatiran tambahan warga. Lereng sungai yang terkikis parah membuat jarak antara rumah warga dengan bibir sungai menyusut drastis, dari semula 200 meter menjadi hanya 5 hingga 15 meter. Beberapa rumah bahkan dikhawatirkan nyaris jatuh ke aliran sungai. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved