Kamis, 14 Mei 2026

Video

VIDEO Iran Membara: 16.500 Orang Dilaporkan Meninggal dalam Protes Massal

Tingkat kebrutalan baru telah pecah di Iran, korban tewas dalam demonstrasi mencapai lebih dari 16.500 jiwa.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Tingkat kebrutalan baru telah pecah di Iran, korban tewas dalam demonstrasi mencapai lebih dari 16.500 jiwa.

Mengutip The Times of Israel pada (19/1), pernyataan itu diutarakan oleh Profesor Amir Parasta, seorang ahli bedah mata keturunan Iran-Jerman.

Dia mengatakan bahwa tingkat kebrutalan yang terjadi di Iran merupakan sesuatu yang benar-benar baru. Ditambahkan olehnya bahwa kini telah digunakannya senjata kelas militer.

Di mana, yang terlihat dari adanya luka tembak dan luka akibat pecahan peluru di bagian kepala, leher, dan dada.

Bahkan terkini, laporan media Inggris mencatat jumlah korban tewas dalam demonstrasi di Iran mencapai lebih dari 16.500 jiwa.

Para tenaga medis menyebutkan bahwa mayoritas korban tewas berusia di bawah 30 tahun.

Sementara sedikitnya 330.000 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Menurut laporan Sunday Times, sebagian besar korban jiwa jatuh dalam rentang dua hari, termasuk di antaranya anak-anak dan perempuan hamil. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Trump Incar Nyawa Ayatollah Ali Khamenei, Presiden Iran Langsung Ultimatum Perang

Baca juga: Negara Arab dan Turki Peringatkan Trump agar Tak Serang Iran, Bakal Bikin Timur Tengah Makin Panas

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Darurat Bahas Protes Mematikan di Iran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved