Senin, 1 Juni 2026

Video

VIDEO - Dibekingi China, Iran Tegas Menolak Tekanan AS: Program Rudal Tak Bisa Ditawar

Araghchi juga memastikan bahwa program rudal Iran tidak akan masuk dalam agenda pembahasan dengan Amerika Serikat

Tayang:

SERAMBINEWS.COM Iran kembali menunjukkan sikap keras terhadap Amerika Serikat dalam isu nuklir. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa pengayaan uranium merupakan hak mutlak Teheran yang tidak dapat dicabut dalam kondisi apa pun.

Araghchi menegaskan Iran sama sekali menolak konsep zero enrichment atau pengayaan nol dalam proses negosiasi dengan Washington. Menurutnya, pengayaan uranium akan tetap dilanjutkan meski Iran menghadapi tekanan dari pihak luar.

Tak hanya itu, Araghchi juga memastikan bahwa program rudal Iran tidak akan masuk dalam agenda pembahasan dengan Amerika Serikat. Ia menegaskan program rudal tersebut bersifat defensif dan tidak dapat dinegosiasikan, baik sekarang maupun di masa mendatang.

Baca juga: Iran Tegaskan Tidak akan Hentikan Pengayaan Uranium Meski Dikepung Negara Barat

“Program rudal Iran adalah bagian dari pertahanan nasional dan berada di luar ruang perundingan,” tegasnya.

Terkait perundingan tidak langsung terbaru antara Iran dan AS, Araghchi menyebut pembicaraan tersebut sebagai langkah awal yang cukup positif. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa proses membangun kembali kepercayaan antara kedua negara akan memerlukan waktu yang panjang.

Ia juga menekankan bahwa seluruh pembahasan dalam negosiasi hanya difokuskan pada isu nuklir, tanpa meluas ke persoalan lain.

Iran, lanjut Araghchi, tetap terbuka untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengatasi kekhawatiran internasional terkait pengayaan uranium. Namun, ia menegaskan negosiasi harus berlangsung tanpa ancaman, tekanan, atau paksaan dari pihak mana pun.

Di sisi lain, Amerika Serikat dilaporkan berupaya memasukkan isu program rudal balistik Iran serta dukungan Teheran terhadap kelompok militan ke dalam meja perundingan. Langkah tersebut disebut-sebut dipicu oleh tekanan dari Israel.

Sementara itu, Iran mendapat dukungan kuat dari China. Beijing menegaskan dukungannya terhadap hak Iran untuk mengembangkan program nuklir damai serta mendorong penyelesaian isu nuklir Iran melalui jalur diplomasi dan politik. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved