Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO Protes Penanganan Banjir, Massa Geruduk Kantor Bupati Pidie Jaya

Massa dari Aliansi masyarakat itu membawa spaduk bertulisan 'Pemkab Tidak Paham Manajemen Bencana'. 

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: T Nasharul

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Massa dari Pidie Jaya menggeruduk kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (9/2/2026). 

Aksi massa itu mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Pidie Jaya

Massa dari Aliansi masyarakat itu membawa spaduk bertulisan 'Pemkab Tidak Paham Manajemen Bencana'. 

Sejumlah pendemo sempat bertahan di jalan di Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya. Mereka terus melakukan orasi silih berganti. 

Isi orasi disampaikan pendemo yang menyoroti penanganan pascabanjir bandang yang masih meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.

Baca juga: Demo Penambang Rakyat di DPRK Nagan Berakhir, Berikut Poin Surat Pernyataan Disepakati

Saat orasi berlangsung, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi atau Nyak Syi dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menemui pendemo. 

Koordinator Aksi Aliansi Masyarakat Pidie Jaya, Dedy Saputra menyampaikan tuntutan antara lain, saat ini pascabanjir yang telah berjalan 74 hari tapi masyarakat masih bergelut dengan material banjir bandang. 

Selain itu, pendemo menyorot penggunaan dana Belanja Tidak Terduga atau BTT tahun 2025 tidak dipublis. 

Pendemo menuntut seharusnya penggunaan BTT itu dipublikasikan sehingga masyarkat mengetahuinya. 

Aksi damai itu dilanjutkan pertemuan pendemo dengan bupati dan wakil bupati di posko bencana banjir di Gedung Eks MTQ Aceh. Bupati Pidie Jaya berjanji akan menindaklanjuti keinginan pendemo. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved