Video
VIDEO Viral WNI Diduga Gabung Tentara Israel, Kemenlu Buka Suara
Viral kabar yang menarasikan seorang warga negara Indonesia (WNI) bergabung menjadi tentara di Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
SERAMBINEWS.COM - Viral kabar yang menarasikan seorang warga negara Indonesia (WNI) bergabung menjadi tentara di Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Terkait kabar tersebut, Kementerian Luar Negeri buka suara.
Kemenlu segera bertindak seusai WNI dikabarkan bergabung menjadi tentara Israel.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenlu, Yvonne Mewengkang pada Selasa (17/2). Ia mengaku belum menerima informasi terkait dugaan WNI menjadi tentara IDF.
Namun Kemenlu siap bekerja sama dan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum.
Adapun Kementerian Hukum merupakan instansi yang berwenang terkait isu kewarganegaraan. Kemenlu akan melakukan verifikasi terkait informasi dugaan WNI menjadi tentara IDF.
Bahkan pihak Kemenlu akan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku. Diketahui sebelumnya viral di media sosial narasi WNI bergabung menjadi tentara Israel.
Klaim itu disampaikan salah satu akun X @warfareanalysis pada Minggu (15/2).
Dalam narasinya, Indonesia masuk di antara kewarganegaraan ganda pasukan IDF.
Tak hanya Indonesia, namun ada beberapa warga negara lain yang disebut bergabung pasukan israel.
Unggahan itu disertai beberapa lembar daftar berbahasa Ibrani yang mencantumkan kewarganegaraan para tentara IDF. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah
Baca juga: 50 Caption Ramadhan 2026 Bahasa Inggris & Indonesia, Singkat, Puitis, dan Siap Viral
Baca juga: 5 Fakta Rumah Jokowi Viral Usai Ditandai “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps, Jadi Spot Foto Gen Z
Baca juga: Profil Indra Frimawan: Komika Absurd Viral yang Terseret Kontroversi Ludahi Fajar Sadboy
| VIDEO - Amien Rais Terancam Dipolisikan karena Kritik Prabowo dan Teddy, Partai Ummat Buka Suara |
|
|---|
| VIDEO - Iran Prediksi Perang dengan AS Bisa Meledak Lagi, Mojtaba Siap Hadapi Serangan Trump |
|
|---|
| VIDEO - Trump Ancam Iran Lagi, Kirim Sinyal AS Bisa Lancarkan Serangan Udara ke Teheran |
|
|---|
| VIDEO Baru Umumkan Akhiri Perang, Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Terjadi Lagi |
|
|---|
| VIDEO Isu Internal Iran Pecah Mencuat, Presiden Pezeshkian Disebut Bakal Pecat Araghchi |
|
|---|