Rabu, 3 Juni 2026

Video

VIDEO - Masyarakat Serbajadi Lokop Minta Jembatan Penghubung Diperbaiki

Jembatan tersebut terputus saat banjir bandang melanda Aceh Timur, hingga saat ini belum diperbaiki

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Teuku Raja Maulana

SERAMBINEWS.COM, IDI - Masyarakat Lokop Kecamatan Serbajadi, meminta jembatan penghubung antar desa yang putus akibat banjir, diperbaiki atau dipasang jembatan Bailey

Permintaan kitu diungkapkan masyarakat di sana pada Sabtu (21/2/2026), lantaran jembatan penghubung itu akses satu-satunya penghubung antar desa dan kecamatan di Lokop Serbajadi. Jembatan tersebut juga yang menghubungkan antara kecamatan Serbajadi dengan Peunaron. 

Salah satu warga setempat Dirman Ariga menjelaskan, bahwa jembatan tersebut terputus saat banjir bandang melanda Aceh Timur, hingga saat ini jembatan penghubung dan jalan yang putus tersebut tidak diperbaiki. 

Baca juga: Seragam Baru untuk Siswa Korban Banjir di Pedalaman Aceh Timur

"Padahal kami sudah meminta perbaikannya kepada pemerintah setempat, namun hingga saat ini belum ada progres kemajuan apapun," papar Dirman. 

Akibat jembatan penghubung putus, masyarakat yang ingin melintasi ke pusat kecamatan Serbajadi harus membuat jalur alternatif dari papan, papan yang didapati dari pohon yang dibawa banjir itu dipotong untuk jembatan agar akses lalu lintas masyarakat bisa terus berlanjut. 

Kendati demikian, jembatan alternatif yang terbuat dari kayu itu sangat rentan patah dan ambruk, lantaran setiap harinya banyak mobil pribadi hingga angkutan yang melintasi jalan tersebut sehingga dibutuhkan jembatan Bailey untuk akses lalu lintas berjalan normal. 

"Ya kalaupun tidak ada perbaikan permanen, ngaruhnya jembatan Bailey untuk sementara waktu agar masyarakat bisa aman saat melintasi kecamatan dan desa," tuturnya. 

Sementara itu warga Desa Ujung Karang Sejahtera, menjelaskan bahwa jembatan yang yang ambruk di Lokop itu, merupakan jembatan strategis penghubung antar desa dan kecamatan. Jembatan tersebut menghubungkan empat desa. 

Baca juga: Ratusan Paket Logistik Kembali Disalurkan ke Wilayah Terisolir di Aceh Timur

"Itu menghubungkan empat desa, dan bahkan jembatan ini juga penghubung jalan lintas Lokop dan Blang Kejren Gayo Lues," kata Sajah. 

Adapun desa yang terhubung oleh jembatan  itu terdiri dari: Desa Tualang, Terujak, Ujung Karang, Lelis, dan jalan lintas Kabupaten. 

Ambruknya jembatan tersebut tidak hanya berpengaruh pada akses lalu lintas masyarakat, tetapi juga memengaruhi sektor pertanian masyarakat di kecamatan Serbajadi, mereka tidak bisa mengeluarkan hasil pertaniannya, berupa pinang, cacao, dan padi ke pusat kecamatan. 

Sajah dan warga Serbajadi lainnya berharap ada perbaikan terhadap jembatan penghubung itu, mereka berharap perhatian pemerintah bisa memperlancar lalu lintas penghubung antar desa dan kecamatan. 

"Dengan adanya jembatan yang bagus masyarakat disana juga bisa mengeluarkan hasil bumi untuk dijual," tuturnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved