Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO - Satu Unit Rumah di Jeunieb Terbakar, Pemilik Sedang Shalat Tarawih

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti, namun diduga akibat korsleting listrik karena api pertama kali muncul di bagian atap ruangan depan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istri serta anaknya sedang menunaikan shalat tarawih di meunasah yang berjarak sekitar 40 meter di sebelah timur rumah.

Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan di ruangan depan yang menjadi usaha ekonomi keluarga. Tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan. Warga hanya berhasil menyelamatkan satu unit mobil Suzuki Escudo dan satu unit sepeda motor Honda Vario yang berada di teras rumah dari sambaran kobaran api.

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti, namun diduga akibat korsleting listrik karena api pertama kali muncul di bagian atap ruangan depan.

Saat kejadian, warga setempat sedang melaksanakan shalat tarawih. Mereka mendengar teriakan anak-anak di sekitar meunasah yang memberitahu adanya kebakaran. Warga yang hampir menyelesaikan shalat tarawih segera membubarkan diri dan berlarian menuju lokasi kebakaran serta berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beberapa warga bersama keuchik setempat melaporkan musibah tersebut ke Pos Damkar Simpang Mamplam dan Pos Induk Bireuen. Upaya pemadaman terus dilakukan, namun terkendala peralatan terbatas sehingga api meluas, terutama di bagian atas rumah.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Kepala Desa Cot Geulumpang Tunong, Abdullah (47), didampingi korban Zulkifli, mengatakan rumah tersebut ditempati korban bersama istri, Aina (63), serta tiga orang anak, yaitu Ziaul Fikri (23) yang membuka usaha jualan di rumah, Zahwal Ansari (19) yang berjualan di Medan, dan Khairunnisa (10), pelajar kelas II Sekolah Dasar.

Sesaat sebelum kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena korban dan anggota keluarga telah pergi ke meunasah menunaikan shalat tarawih bersama warga setempat.

Bupati Bireuen Mukhlis bersama Ketua PMI didampingi Camat Jeunieb mengunjungi dan menyerahkan bantuan masa panik kepada korban pada Rabu dinihari. (*)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved