Kamis, 7 Mei 2026

Video

VIDEO Iran Berguncang! Kontroversi Perayaan Warga di Tengah Masa Berkabung Nasional

Iran menghadapi kondisi sosial-politik yang terbelah setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026)

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Iran menghadapi kondisi sosial-politik yang terbelah setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Media pemerintah menyiarkan narasi duka nasional, sementara rekaman amatir menunjukkan sebagian warga di Teheran, Isfahan, hingga Mashhad justru merayakan kabar kematian Khamenei.

Kembang api dinyalakan dari atap rumah, klakson kendaraan dibunyikan panjang, dan sejumlah warga menyebut peristiwa ini sebagai “peluang emas untuk perubahan.”

Meski aparat keamanan dikerahkan, banyak warga tetap nekat mengekspresikan kegembiraan.

Sementara itu, Pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional.  

Upacara penghormatan akan digelar di tengah situasi keamanan yang masih genting akibat bombardir lanjutan.

Menurut laporan Suspilne, aparat keamanan dan milisi Basij menempati titik strategis.

Di Shiraz, polisi antihuru-hara menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang meneriakkan slogan anti-pemerintah.

Serangan udara juga menewaskan sejumlah petinggi militer Iran, termasuk Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Kepala Staf Abdolrahim Mousavi, Panglima IRGC Mohammad Pakpour, dan Kepala Dewan Pertahanan Ali Shamkhani.

Mereka gugur saat rapat darurat di markas komando pertahanan, menjadikan peristiwa ini pukulan besar bagi struktur militer Iran. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Media Iran Konfirmasi Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan Udara Gabungan AS-Israel

Baca juga: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Syahid dalam Serangan Udara di Teheran

Baca juga: Tentara AS Mulai Berjatuhan di Iran, Tiga Tewas dan Lima Luka Parah, Ada yang Gegar Otak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved