Selasa, 9 Juni 2026

Video

VIDEO - Lintas Aceh Timur - Gayo Lues Sudah Tembus, Namun Masih Rawan Longsor

Kondisi titik bekas-bekas longsor terpantau di beberapa titik seperti di kawasan Gladia Alaska, Dusun Betung Kemili Lokop.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Teuku Raja Maulana

SERAMBINEWS.COM, IDI - Jalur transportasi yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Gayo Lues kini kembali dapat diakses setalah lumpuh akibat cuaca ekstrem, lintasan strategis ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat 

Meskipun demikian, para pengendara diingatkan untuk tetap ekstra waspada karena kondisi jalur yang masih sangat riskan nusa dibersihkan dari longsor

Meskipun akses telah terbuka, sisa-sisa material longsor dari perbukitan masih terlihat jelas disepanjang baju jalan. 

Baca juga: Jalur Aceh Timur–Gayo Lues Sudah Bisa Dilalui, Namun Masih Rawan Longsor, Pengendara Diminta Waspada

Pembersihan yang dilakukan petugas memang telah membuka badan jalan, namun ancaman longsor susulan tetap menghantui, terutama di titik-titik yang tanahnya masih labil.

Kondisi titik bekas-bekas longsor terpantau di beberapa titik seperti di kawasan Gladia Alaska, Dusun Betung Kemili Lokop. Di lokasi ini, badan jalan dilaporkan putus total akibat tergerus banjir dan abrasi sungai.

Para pekerja di lapangan terpaksa membuka jalur alternatif darurat agar arus lalu lintas tidak terputus sepenuhnya. Penyempitan jalan di beberapa titik amblas juga menuntut kesabaran dan kehati-hatian tinggi dari para sopir.Risiko yang tinggi membuat sebagian pengendara memilih untuk memutar balik.

M. Ridho, salah satu pelintas yang berencana menuju Blangkejeren, mengaku memilih membatalkan perjalanannya demi keselamatan.

"Rencananya mau ke Blangkejeren. Memang sudah bisa lewat, tapi saya lihat titik longsornya masih sangat banyak dan kondisi jalan masih sepi. Saya memutuskan kembali ke Idi karena merasa belum aman," ungkap Ridho.

Bagi Anda yang terpaksa atau berencana melintasi jalur Aceh Timur -  Gayo Lues dalam waktu dekat, harap perhatikan poin-poin keselamatan mulai dari: 
Pantauan cuaca secara berkala untuk menghindari melintas saat hujan deras atau malam hari. Curah hujan tinggi dapat memicu pergeseran tanah susulan dan memperluas area jalan yang amblas.

Pastikan kendaraan dalam performa prima. Mengingat banyak bengkel yang masih tutup pasca-banjir bandang, sangat disarankan membawa ban serep dan peralatan mekanik dasar
 
Mengingat jalur yang belum normal sepenuhnya, bawalah cadangan makanan, air minum, dan alat komunikasi yang terisi penuh (powerbank) untuk antisipasi jika terjadi hambatan di tengah hutan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved