Video
VIDEO Iran Tantang AS Kirim Lebih Banyak Kapal Perang, Adu Kekuatan di Selat Hormuz
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menantang Presiden AS Donald Trump untuk adu kekuatan di Selat Hormuz.
SERAMBINEWS.COM - Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menantang Presiden AS Donald Trump untuk adu kekuatan di Selat Hormuz.
Hal ini menyusul ancaman dari Trump yang ingin semua sekutunya mengirimkan kapal perang ke Timur Tengah.
IRGC menantang Donald Trump mengirimkan kapal perang AS untuk mendukung klaim Washington bahwa angkatan laut Iran telah hancur.
Sejumlah negara sekutu Trump juga menyatakan penolakan untuk bergabung dalam perang melawan Iran.
Termasuk untuk mengirimkan kapal tempur ke Selat Hormuz.
Baca juga: VIDEO Iran untuk Pertama Kalinya Pakai Rudal Sejjil Sasar Pusat Komando Israel
Australia juga tidak akan mengirim kapal ke Selat Hormuz meskipun ada seruan dari Presiden AS Donald Trump agar sekutu membantu mengamankan jalur air penting tersebut.
Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini juga menegaskan bahwa sebagian besar persenjataan yang dimiliki oleh IRGC masih utuh, bahkan persenjataan canggih juga disimpan sebagai cadangan.
Iran sejauh ini melaporkan telah menembak 700 rudal dan 3.600 drone terhadap target AS dan Israel.
Ia menambahkan bahwa kemampuan ofensif Iran telah meningkat signifikan sebagai pembalajaran perang 12 hari pada Juni lalu.
Iran juga menegaskan bahwa mereka tak akan pernah menyerah atas agresi yang dilakukan oleh AS.
Artikel ini telah tayang di Genderang Perang Iran ke AS! Tantang Trump Konfrontasi Langsung di Selat Hormuz Duel Kapal Perang
| VIDEO Rusia Disebut Tawarkan Ribuan Drone Serat Optik ke Iran Untuk Serang AS |
|
|---|
| VIDEO SAKSI KATA - Awal Mula Terjadi Kebakaran yang Menghanguskan 84 Rumah di Pardede Lhokseumawe |
|
|---|
| VIDEO - Pilu! Anak Ikut Saksikan Ibu Digerebek Ayah di Kamar Kos Bersama Pria Lain |
|
|---|
| VIDEO - Geger! Oknum Guru di Kepanjen Diduga Lecehkan Siswi, Korban Histeris Saat Interogasi |
|
|---|
| VIDEO - Detik-detik Mobil Box Hantam Barbershop di Kuningan, Tukang Cukur Nyaris Jadi Korban |
|
|---|