Selasa, 9 Juni 2026

Video

VIDEO - Imam Teheran Serukan AS Angkat Kaki dari Wilayah Islam, Strategi Kian Tegas

Republik Islam akan memberikan respons yang lebih tegas melalui langkah-langkah yang dinilai lebih efektif dalam menghadapi tekanan eksternal.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Imam Khomeini di Teheran pada Sabtu (21/3/2026) untuk menunaikan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di tengah situasi yang masih diliputi ketegangan militer.

Meski operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan masih berlangsung di sejumlah wilayah Iran, pelaksanaan ibadah tetap berjalan khusyuk dan penuh kekhidmatan.

Usai salat, Imam Teheran, Mohammad-Javad Haj Ali Akbari, menyampaikan pidato bernada tegas yang menyoroti keberadaan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Baca juga: 100 Yahudi Terluka, Rudal Iran Hujani Komplek Fasilitas Nuklir Dimona 

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kehadiran AS di wilayah Islam tidak dapat diterima dan harus segera diakhiri.

“Amerika harus pergi dan menghilang dari wilayah ini. Kawasan ini harus dibersihkan dari kehadiran mereka,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

Lebih lanjut, Ali Akbari mengungkapkan bahwa Iran tengah menyiapkan strategi baru dalam menghadapi pihak yang dianggap sebagai musuh. Ia menyebut, pendekatan tersebut akan lebih kuat dan berdampak besar.

Menurutnya, Republik Islam akan memberikan respons yang lebih tegas melalui langkah-langkah yang dinilai lebih efektif dalam menghadapi tekanan eksternal.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memperkuat solidaritas nasional. Kehadiran massa di ruang-ruang publik seperti jalanan dan masjid disebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi kekuatan rakyat.

Baca juga: Turki Peringatkan Iran, Negara-Negara Teluk Siap Membalas jika Serangan Teheran Berlanjut

“Masjid akan tetap menjadi basis utama pergerakan rakyat. Kehadiran masyarakat akan terus kami jaga selama dibutuhkan,” katanya.

Ia memastikan, koordinasi antara elemen masyarakat di berbagai titik akan terus diperkuat hingga tujuan yang diharapkan tercapai.

Sementara itu, pemerintah Iran telah menetapkan Sabtu sebagai hari pertama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah bagi seluruh rakyatnya, di tengah situasi geopolitik yang masih memanas di kawasan.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved