Selasa, 28 April 2026

Video

VIDEO - Inggris Geram! Kapal Induknya Disebut ‘Mainan’ oleh Trump, NATO Ikut Diseret

Carns turut meluruskan pernyataan Trump soal NATO. Sebelumnya, Trump mengklaim aliansi tersebut tidak pernah membantu AS

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Inggris bereaksi keras terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang dinilai merendahkan kekuatan militer Negeri Raja Charles.

Komentar kontroversial itu muncul setelah Trump menyebut kapal induk Inggris sebagai “mainan”, menyusul kekecewaannya karena London tidak memberikan dukungan dalam konflik melawan Iran.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Veteran Inggris, Alistair Carns, langsung angkat bicara. Dalam wawancaranya dengan Times Radio, Jumat (27/3/2026), ia dengan tegas membela kebanggaan militer Inggris, khususnya dua kapal induk andalan mereka, HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

Baca juga: VIDEO - Kesal Minim Dukungan, Trump Ejek Kapal Induk Inggris: “Seperti Mainan”

Carns, yang juga mantan perwira marinir, menegaskan bahwa kedua kapal tersebut memiliki kemampuan tempur yang mumpuni dan tidak bisa diremehkan. Ia bahkan menyebut kapal induk bernilai sekitar £6 miliar atau setara Rp135 triliun itu sebagai simbol kebanggaan nasional.

“Saya pernah menjadi kepala staf gugus tugas kapal induk dan bertugas langsung di sana. Kemampuannya luar biasa, dan saya sangat bangga,” tegasnya.

Tak hanya membela armada Inggris, Carns juga menyindir kebijakan militer Trump terhadap Iran. Ia menilai langkah perang tersebut tidak matang dan berpotensi melanggar hukum internasional karena membahayakan banyak pihak.

Lebih jauh, Carns turut meluruskan pernyataan Trump soal NATO. Sebelumnya, Trump mengklaim aliansi tersebut tidak pernah membantu AS. Namun, Carns mengingatkan bahwa NATO justru pernah turun tangan setelah serangan teror 11 September 2001 di New York.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa AS tidak membutuhkan bantuan Inggris dalam menghadapi Iran. Ia bahkan menyebut tawaran pengiriman kapal induk dari Inggris sudah terlambat.

“Inggris bilang akan mengirim kapal induk mereka tiga minggu lalu. Tapi, itu bukan kapal induk terbaik—bahkan seperti mainan dibandingkan milik kami,” ujar Trump dalam pernyataannya di Gedung Putih, Kamis (26/3/2026).

Pernyataan tersebut kini memicu ketegangan baru antara dua sekutu lama, di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved