Video
VIDEO - Seorang Prajurit Kodam IM Gugur Diserang Israel di Lebanon
Korban diketahui bernama Praka Farizal Romadhon, yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Rahmat Erik Aulia
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seorang prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda (IM) dilaporkan gugur dalam serangan Israel di Wilayah Lebanon saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama Pasukan Garuda, Senin (30/3/2026).
Korban diketahui bernama Praka Farizal Romadhon, yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL Tahun Anggaran 2025. Ia merupakan prajurit dari Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) yang bermarkas di Bireuen, Aceh.
Kepala Penerangan Kodam IM, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut korban merupakan bagian dari satuan tugas yang sudah hampir menyelesaikan masa penugasan di Lebanon.
Ia menjelaskan, Yonif 113/JS merupakan satuan infanteri berkualifikasi Raider Khusus di bawah Brigif 25/Siwah, Kodam IM. Satuan tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Aceh untuk menjalankan misi perdamaian di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Menurutnya, masa tugas Praka Farizal bersama Satgas TNI Konga hampir genap satu tahun dan dijadwalkan segera kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.
Mustafa juga mengungkap, bahwa almarhum merupakan prajurit yang telah berkeluarga dan memiliki satu orang anak. Meski bertugas dari satuan di Aceh, korban diketahui berasal dari Pulau Jawa.
Selain korban meninggal dunia, Kapendam IM juga menyebut terdapat satu prajurit lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan identitas maupun asal satuan korban luka tersebut.
Hingga saat ini, pihak Kodam Iskandar Muda masih menunggu laporan resmi dan lengkap ihwal kejadian tersebut. Informasi lanjutan terkait kronologi maupun perkembangan kondisi korban lainnya akan disampaikan setelah laporan diterima.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah mengonfirmasi gugurnya satu prajurit TNI akibat serangan Israel di wilayah Lebanon. Insiden tersebut terjadi di tengah situasi baku tembak artileri antara pihak-pihak yang bertikai.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa peristiwa itu berlangsung dalam kondisi saling serang yang intens.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut masih dalam proses klarifikasi oleh pihak United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Prajurit yang gugur diketahui merupakan bagian dari Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di bawah naungan PBB.(*)
Host : Siti Masyithah
Editor : Rahmat Erik Aulia
| VIDEO - 14 Kapal Tembus Hormuz dalam 24 Jam, Blokade AS Dipertanyakan! |
|
|---|
| VIDEO - Ini Penyebab 15 Ribu Dokter danNakes di Aceh Jadi Harus Disuntik Campak |
|
|---|
| VIDEO - Usai Didemo Ribuan Massa, Gubernur Kaltim Ucap Terima Kasih atas Kontrol Sosial |
|
|---|
| VIDEO - Evakuasi Jenazah Pria di Sungai Terusan Arakundo Aceh Utara |
|
|---|
| VIDEO - Tiga Puskesmas Terdampak Banjir di Bireuen Terima Ambulans Baru |
|
|---|