Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO Diultimatum Buka Selat Hormuz, Iran Ancam Balik AS Akan Buka 'Gerbang Neraka'

Iran tegas menolak ultimatum tersebut dan menyatakan siap melawan Amerika Serikat. 

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Iran mengabaikan ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memberikan batas waktu 48 jam agar membuka Selat Hormuz

Iran tegas menolak ultimatum tersebut dan menyatakan siap melawan Amerika Serikat. 

Dilansir dari Tribunnews.com pada Minggu (5/4/2026), Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi, menilai ancaman dari AS tidak rasional. 

Menurutnya, ultimatum Washington tidak mencerminkan kekuatan, melainkan kepanikan. 

Pernyataan itu menegaskan bahwa Iran tak akan tunduk pada tekanan militer. 

Lebih lanjut, Ali Abdollahi memberi peringatan ke Iran. 

Baca juga: VIDEO Iran Klaim Berhasil Jatuhkan Pesawat Angkut AS Saat Misi Pencarian Pilot Jet Tempur

Ia menegaskan, setiap bentuk agresi lanjutan akan membawa konsekuensi besar.

Ali menyatakan, tekanan yang terus meningkat justru berpotensi memperluas konflik, dan tak akan meredakan perang.

Lantas ia menekankan, jika serangan terus dilakukan, pintu neraka akan terbuka bagi Amerika Serikat. 

Diketahui sebelumnya, Presiden Trump mengancam Iran agar segera mencapai kesepakatan. 

Bahkan, jika Iran tak segera membuka Selat Hormuz, maka akan menghadapi konsekuensi militer yang lebih besar. 

Artikel ini telah tayang di Ultimatum Trump Diabaikan, Iran Tegaskan Siap Hadapi 'Neraka' dari Amerika

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved