Rabu, 13 Mei 2026

Video

VIDEO - Antrean Panjang Masih Terjadi di Jembatan Kutablang

Petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh juga memeriksa truk besar agar tonase tidak lebih dari 30 ton.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia  Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Bireuen merupakan satu jalur lintasan Banda Aceh-Medan. Satu jalur lainnya melalui Jembatan Awe Geutah, Paya Teupin Reudep, Peusangan Selatan.

Pantauan Minggu (5/4/2026) sore hingga pukul 21.00 WIB menunjukkan terjadi antrean panjang untuk melintasi jembatan tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, dibandingkan pagi hingga siang, kondisi lebih padat menjelang sore hingga dini hari.

Antrean kendaraan dari arah Medan menuju jembatan mengular hampir mencapai dua kilometer. Demikian juga dari arah Banda menuju jembatan mencapai lebih dari dua kilometer.

Lama antrean di jembatan yang diberlakukan sistem buka tutup tergantung kondisi di lapangan, sekitar 30 menit. Waktu 30 menit dibuka bagi satu arah, kemudian giliran bagi kendaraan dari arah berbeda untuk melintasi jembatan tersebut.

Saat jembatan dibuka, kendaraan harus bersabar karena banyaknya pengendara roda dua dari dua arah yang juga melintas. Selain itu, saat truk besar melintas, kendaraan lainnya tidak dibenarkan mengikuti sebelum truk melewati jembatan bailey. Hal itu dilakukan agar jembatan tetap awet dan juga agar tidak ada kendaraan yang melintas bersamaan di jembatan bailey.

Sementara itu, jalur Jembatan Awe Geutah tidak padat.

Sejumlah anggota Satlantas dan petugas dari BPJN berada di dekat jembatan. Selain mengatur kelancaran lalu lintas, mereka juga mencegah agar kendaraan tidak ada yang keluar jalur atau menerobos antrian. Bagi kendaraan yang keluar jalur atau menerobos antrian diminta putar balik dan ikut antrian.

Petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh juga memeriksa truk besar agar tonase tidak lebih dari 30 ton. (*)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved