Selasa, 7 April 2026

Video

VIDEO Satelit Mata-mata Rusia Bidik Pangkalan & Kendali Minyak AS

Rusia dilaporkan memberikan dukungan citra satelit untuk misi mata-mata bagi Iran.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Rusia dilaporkan memberikan dukungan citra satelit untuk misi mata-mata bagi Iran.

Pergerakan satelit Rusia inilah yang kemudian membantu Teheran untuk mempertajam serangannya ke AS dan Israel.

Rusia dilaporkan melakuan misi ini untuk membantu Teheran mempertajam serangan terhadap fasilitas militer AS dan target lain di Timur Tengah.

Dari laporan Reuters, Selasa (7/4/2026), kerjasama ini menandai sokongan militer secara masif dari Moskow ke Iran.

Terutama sejak Israel dan AS meluncurkan serangan pada 28 Februari silam.

Dokumen intelijen tersebut mencatat, satelit Rusia melakukan setidaknya 24 survei mendetail di 11 negara Timur Tengah sepanjang 21 hingga 31 Maret.

Satelit Rusia ini membidik 46 objek penting, termasuk pangkalan AS, bandara hingga ladang minyak.

Dalam hitungan hari setelah dipantau satelit Rusia, pangkalan militer dan markas besar tersebut menjadi sasaran rudal balistik serta drone Iran.

Salah satu insiden spesifik terjadi di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.  

Satelit Rusia mengambil citra pangkalan tersebut beberapa hari sebelum serangan Iran pada 27 Maret, yang mengenai pesawat canggih AS, E-3 Sentry AWACS.

Sehari setelah serangan, satelit Rusia kembali melintasi lokasi yang sama untuk menilai dampak kerusakan. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Media Ibrani: Rusia Sodorkan Iran 55 Daftar Target Fasilitas Energi Vital di Israel

Baca juga: Perang Iran Mengguncang Ukraina, Zelenskyy Mulai Akui Kemenangan Rusia

Baca juga: Terungkap! Seberapa Besar Peran Rusia Bantu Iran di Tengah Perang? Ini Fakta Sebenarnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved