Video
VIDEO -Kampung Nelayan Senilai Rp 14 Miliar di Bireuen Rampung Dikerjakan
Bangunan pabrik es dan cold storage, gudang penyimpanan hasil laut, musholla, ruang pertemuan nelayan dan tiga toilet sudah rampung
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kuala Raja, Kuala Bireuen yang dibangun awal September 2025 lalu dengan anggaran Rp 14 miliar rampung dikerjakan pada Januari lalu. Proyek tersebut merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembangunan infrastruktur terpadu.
Dengan total anggaran lebih dari Rp 14 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat, proyek ini diharapkan mampu mentransformasi kawasan pesisir yang sebelumnya kumuh menjadi pusat kegiatan ekonomi maritim dan wisata yang modern.
Pantauan Sabtu (11/4/2026) menunjukkan bahwa berbagai bangunan sudah selesai dikerjakan. Proyek KNMP mencakup pembangunan 21 jenis bangunan yang dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir. Di pintu masuk terdapat gerbang yang sudah selesai dikerjakan, kemudian terlihat jelas bangunan lainnya mulai tempat sandaran boat (regimen), fisik pelabuhan, jalan akses menuju kios dan warung kuliner sudah selesai.
Selain itu, bangunan pabrik es dan cold storage, gudang penyimpanan hasil laut, musholla, ruang pertemuan nelayan dan tiga toilet sudah rampung dan dicat putih serta 18 kios kuliner juga sudah mulai digunakan.
Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen, M Jafar, menyatakan bahwa pembangunan fisik KNMP sejak beberapa waktu lalu sudah selesai 100 persen dan saat ini menunggu Provisional Hand Over (PHO) atau proses penyerahan sementara hasil pekerjaan dari kontraktor kepada pemilik proyek. Infrastruktur yang dibangun akan menjadi fondasi bagi peningkatan pendapatan nelayan, pengembangan usaha kuliner dan perikanan, serta mendorong sektor pariwisata lokal. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar