Rabu, 22 April 2026

Video

VIDEO -  Evakuasi Jenazah Pria di Sungai Terusan Arakundo Aceh Utara

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh informasi bahwa korban sebelumnya dilaporkan pergi memancing sejak Sabtu (18/4/2026)

Penulis: Jafaruddin | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Mayat seorang pria ditemukan mengapung di aliran terusan Sungai Arakundo, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (21/4/2026). Korban diduga terseret arus saat memancing beberapa hari sebelumnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan warga pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Penemuan tersebut menggegerkan masyarakat setempat yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Korban bernama Mirza Fahreza (27), warga Desa Lintang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Identitasnya terungkap setelah dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Kapolres Aceh Utara melalui Kapolsek Langkahan menjelaskan, jasad korban ditemukan oleh dua warga, Sutian (40) dan Jiki (26), saat keduanya menyeberangi sungai untuk mengantar pekerja ke kebun PT Kurnia di Desa Rantau Panjang, Gampong Pante Labu.

Saat berada di lokasi penyeberangan, saksi melihat sesosok mayat mengapung di aliran sungai. Keduanya kemudian berinisiatif mengevakuasi korban menggunakan tali yang diikatkan ke sampan.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke bawah bekas jembatan apung di Dusun Tanah Merah dan segera dilaporkan kepada imam setempat serta perangkat desa, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh informasi bahwa korban sebelumnya dilaporkan pergi memancing sejak Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dari wilayah Desa Linge, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Korban diketahui memancing menggunakan sampan dan diduga terbawa arus sungai saat berada di perairan tersebut.

Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Langkahan untuk dilakukan visum et repertum serta identifikasi oleh tim Satreskrim Polres Aceh Utara. Hasil olah tempat kejadian perkara oleh Tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun hasil visum resmi masih dalam proses pemeriksaan.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban, meskipun dugaan sementara mengarah pada kecelakaan saat memancing. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved