Video
VIDEO - Mualem Pastikan Program JKA tetap Berjalan, Hanya Dievaluasi
Anggaran Aceh disebut menyusut dari Rp 20 triliun menjadi Rp 11 triliun.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berjalan seperti biasa. Saat ini, pemerintah sedang melakukan evaluasi agar program tersebut lebih tepat sasaran dan tidak membebani keuangan Aceh.
Evaluasi yang dilakukan lebih difokuskan pada akurasi data penerima JKA. Selama ini, masih ditemukan ketidakjelasan data warga yang terlayani, termasuk data warga yang sudah meninggal dunia masih tercatat sebagai penerima manfaat.
Pemerintah Aceh tidak berniat menangguhkan program JKA, tetapi kondisi keuangan Aceh yang tidak stabil mengharuskan adanya evaluasi. Anggaran Aceh disebut menyusut dari Rp20 triliun menjadi Rp11 triliun.
Meski demikian, kondisi keterbatasan keuangan ini diprediksi tidak akan berlangsung lama. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menyetujui tambahan dana otonomi khusus Aceh sebesar 2 persen dari Dana Alokasi Umum nasional untuk 20 tahun ke depan.
Pemerintah Aceh berharap semua pihak bersabar di sisa tahun 2026. Tahun 2027, keuangan Aceh diproyeksikan akan normal kembali. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar