Selasa, 19 Mei 2026

Video

VIDEO Israel Serang Hizbullah Bombardir Wilayah Lebanon Selatan

Asap terlihat mengepul di kawasan permukiman wilayah Nabatieh saat tentara Israel melanjutkan operasi militernya terhadap Hizbullah

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Asap terlihat mengepul di kawasan permukiman wilayah Nabatieh saat tentara Israel melanjutkan operasi militernya terhadap Hizbullah di Lebanon selatan, Minggu (17/5/2026).

Menurut laporan media, tentara Israel melancarkan serangan udara ke kota Yohmor al-Shaqif dan Zawtar al-Sharqiya.

Israel terus membombardir sejumlah wilayah di Lebanon selatan dengan alasan menargetkan posisi-posisi Hizbullah.

Sebelumnya pada Sabtu (16/5/2026), tentara Israel mengumumkan telah menyerang sekitar seratus target Hizbullah di berbagai wilayah Lebanon selatan.

Operasi militer ini berlangsung di tengah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 15 April selama sepuluh hari.

Pada 23 April, Trump mengonfirmasi perpanjangan kesepakatan selama tiga minggu tambahan setelah pembicaraan langsung yang difasilitasi Washington antara pejabat Lebanon dan Israel. Kemudian, pada 15 Mei, diumumkan perpanjangan kedua selama 45 hari.

Di lapangan, tentara Israel menetapkan apa yang disebut sebagai “Garis Kuning” di Lebanon selatan untuk mencegah warga kembali ke wilayah yang masih berada di bawah kendali mereka.

Langkah tersebut disebut memperluas taktik yang sebelumnya digunakan di Jalur Gaza, yakni menandai zona di bawah kendali militer dalam kesepakatan gencatan senjata dan melarang warga sipil memasuki area tersebut.

Selain itu, tentara Israel meminta warga dari sekitar 80 kota di Lebanon selatan agar tidak kembali ke rumah mereka.

Israel menyatakan pasukannya masih ditempatkan di wilayah tersebut dan menyebut langkah itu diperlukan untuk melawan apa yang disebut sebagai “aktivitas teroris”.

Israel juga mengindikasikan rencana membentuk “zona keamanan” di wilayah Lebanon, membentang dari perbatasan hingga Sungai Litani, atau sekitar 10 persen dari total wilayah Lebanon. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila

Baca juga: Puluhan Pesawat Kargo AS Bermuatan Amunisi Mendarat di Israel, Bersiap Lanjutkan Perang dengan Iran?

Baca juga: Diam-diam, Pakistan Lindungi Pesawat Militer Iran dari Serangan AS–Israel

Baca juga: Sosok Izz al-Din al-Haddad, Komandan Brigade Al-Qassam yang Tewas Dibom Israel di Gaza

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved