Kamis, 21 Mei 2026

Video

VIDEO Amerika Dilaporkan Kehilangan 42 Pesawat Tempur Selama Perang Melawan Iran

Sebanyak 42 pesawat tempur Washington dilaporkan "hancur dan hilang" selama perang melawan Teheran.

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Status superioritas udara Amerika Serikat (AS) bak tercoreng oleh perlawanan pasukan Iran.

Sebanyak 42 pesawat tempur Washington dilaporkan "hancur dan hilang" selama perang melawan Teheran.

Bahkan, Pentagon diklaim telah mengalami kerugian besar dalam operasinya yang dimulai sejak perang (28/2/2026) lalu.

Mengutip Tribunnews pada (20/5/2026), hal ini menurut dokumen Congressional Research Service (CRS) AS yang dirilis (12/5/2026).

Laporan itu memunculkan gambaran berbeda mengenai perang udara Washington melawan Iran dalam operasi militer bertajuk Operation Epic Fury (OEF).

Operasi yang dilakukan bersama Israel untuk menyerang target-target Iran di kawasan Timur Tengah.

Laporan dokumen CRS itu mengungkap sisi lain dari citra superioritas militer Amerika Serikat.

Baca juga: Update Hari ke-82 Perang Iran: Iran Ancam Buka Front Baru, Trump Beri 3 Hari untuk Kesepakatan

Dokumen itu mencatat bahwa sedikitnya 42 pesawat militer AS hancur atau hilang dalam konflik melawan Iran.

Adapun, kerugian itu mencakup empat jet tempur "F-15E" Strike Eagles yang diketahui hancur.

Sebanyak satu pesawat tempur siluman "F-35A" yang dilaporkan rusak akibat tembakan darat Iran.

Tak sampai disitu, tercatat juga sebanyak 24 drone "MQ-9" Reapers hancur dan satu drone "MQ-4C" Triton juga dilaporkan hancur.

Sehingga jika ditotal, ada sebanyak 42 pesawat tempur, tanker udara, helikopter penyelamat, hingga drone strategis yang mengalami rusak bahkan hancur.

Dokumen CRS menyebut, Pentagon hingga kini belum mengeluarkan laporan komprehensif mengenai total kerugian selama perang berlangsung.

Artikel ini telah tayang di 42 Pesawat Tempur AS Hancur & Hilang, Pentagon Alami Kerugian Besar dalam Perang Lawan Unit Iran, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved