Video
VIDEO Gerbang Hormuz Macet Total! Puluhan Kapal Terdampar di Perairan Khasab Oman
Puluhan kapal dan tanker minyak tetap berlabuh di lepas pantai dekat kota Khasab di sisi Oman dari Selat Hormuz
SERAMBINEWS.COM - Puluhan kapal dan tanker minyak tetap berlabuh di lepas pantai dekat kota Khasab di sisi Oman dari Selat Hormuz dalam rekaman yang difilmkan pada 17 Mei.
Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan bahwa Teheran terus berkoordinasi dengan Kesultanan Oman dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mengembangkan mekanisme yang mengatur navigasi melalui Selat Hormuz.
Baghaei menambahkan bahwa para pejabat Iran dan Oman mengadakan pertemuan di Muscat pekan lalu untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
Ia juga mencatat bahwa Teheran telah menerima 'serangkaian proposal' dari AS setelah menyampaikan pandangannya melalui mediasi Pakistan.
Sementara itu, Brigadir Jenderal Reza Talaei, juru bicara Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran, mengatakan pada hari Senin bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk menyusun kerangka hukum baru yang mengatur pengelolaan Selat Hormuz.
Menurut Talaei, kerangka kerja yang diusulkan akan diajukan ke Majelis Permusyawaratan Islam dan akan mencegah apa yang ia sebut sebagai 'kapal musuh' melewati jalur perairan tersebut.
Sementara itu, Donald Trump mengumumkan pada hari Senin melalui Truth Social bahwa ia telah menunda serangan militer terhadap Iran yang dilaporkan telah direncanakan untuk hari yang sama karena apa yang ia sebut sebagai 'negosiasi serius' yang sedang berlangsung.
Trump mengatakan dia telah menginstruksikan para komandan militer untuk tidak melanjutkan serangan yang direncanakan, tetapi menambahkan bahwa pasukan AS tetap siap untuk melancarkan "serangan komprehensif dan luas" jika negosiasi gagal menghasilkan apa yang disebutnya sebagai kesepakatan yang dapat diterima.
Amerika Serikat dan Iran melancarkan operasi militer gabungan terhadap Iran pada tanggal 28 Februari.
Pada tanggal 8 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran untuk memungkinkan negosiasi yang bertujuan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri krisis, dan kemudian memperpanjangnya hingga Teheran menyerahkan proposalnya, tanpa menentukan jangka waktu tertentu.
Pada tanggal 11 April, Islamabad menjadi tuan rumah putaran pertama pembicaraan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran tanpa mencapai kesepakatan. Putaran kedua yang direncanakan belum juga berlangsung. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila
Baca juga: Iran Klaim Kendalikan Selat Hormuz, 26 Kapal Berhasil Melintas di Tengah Ketegangan dengan AS
Baca juga: Tantangan di “Selat Hormuz”, Antara Harapan dan Kekhawatiran
Baca juga: Trump Kembali Tolak Proposal Damai Iran, Harapan Akhiri Perang Pupus, Selat Hormuz Masih Tegang
| VIDEO - Girder Jembatan Krueng Kutablang Bireuen Mulai Dinaikkan |
|
|---|
| VIDEO - Jembatan Gantung di Aceh Tamiang Terpanjang di Indonesia |
|
|---|
| VIDEO BREAKING NEWS - Gedung Fakultas Pertanian USK Terbakar, Diduga Buntut Bentrok Antarmahasiswa |
|
|---|
| VIDEO - Diduga Akibat Bentrok Antar Mahasiswa, Lab Pertanian USK Terbakar |
|
|---|
| VIDEO Amerika Dilaporkan Kehilangan 42 Pesawat Tempur Selama Perang Melawan Iran |
|
|---|