Video
VIDEO - Jet Rusia Nyaris Tabrak Pesawat Mata-mata Inggris di Laut Hitam
Jet Su-27 disebut melakukan enam kali manuver rendah dan melintas tepat di depan pesawat Inggris dalam jarak dekat.
SERAMBINEWS.COM - jet tempur Rusia dilaporkan nyaris bertabrakan dengan pesawat mata-mata milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris atau RAF di atas Laut Hitam.
Insiden berbahaya itu diungkap Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (20/5/2026).
Menurut laporan, jet tempur Su-27 Rusia terbang sangat dekat dengan pesawat pengintai RAF Rivet Joint yang tengah menjalankan misi pengawasan NATO di wilayah udara internasional.
Baca juga: Dua Jet Tempur F-35 Belanda Cegat Pesawat Pengintai dan 2 Jet Tempur Su-27 Rusia
Jarak antara kedua pesawat disebut hanya sekitar enam meter, memicu kekhawatiran besar akan potensi tabrakan di udara.
Pesawat mata-mata Inggris yang tidak bersenjata itu juga dilaporkan beberapa kali diintimidasi oleh pilot Rusia.
Jet Su-27 disebut melakukan enam kali manuver rendah dan melintas tepat di depan pesawat Inggris dalam jarak sangat dekat.
Pemerintah Inggris menilai tindakan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi memicu krisis diplomatik serius antara kedua negara.
Tak berhenti di situ, insiden lain juga dilaporkan terjadi pada pertengahan April 2026.
Dalam kejadian kedua, jet tempur Su-35 Rusia kembali mendekati pesawat RAF hingga memicu sistem darurat di dalam pesawat pengintai Inggris tersebut.
Manuver agresif itu bahkan membuat sistem autopilot RAF Rivet Joint sempat nonaktif.
Baca juga: VIDEO - Langit Kyiv Membara, Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran
John Healey menyebut tindakan pilot Rusia sebagai aksi yang tidak dapat diterima dan membahayakan keselamatan penerbangan militer internasional.
Pesawat RAF Rivet Joint sendiri dikenal sebagai pesawat pengawasan elektronik canggih yang mampu memantau sinyal komunikasi dan radar hingga radius sekitar 150 mil.
Insiden ini disebut sebagai aksi paling berbahaya Rusia terhadap pesawat Inggris sejak peristiwa penembakan rudal di Laut Hitam pada 2022.
Selain mengungkap insiden udara tersebut, Inggris juga menyatakan telah melacak aktivitas tiga kapal selam Rusia di sekitar infrastruktur bawah laut penting di kawasan Atlantik Utara.
Pemerintah Inggris menegaskan akan tetap berkomitmen menjaga keamanan NATO di tengah meningkatnya agresivitas Rusia di kawasan Eropa dan Laut Hitam.(*)
| VIDEO - Anggota DPRA Iskandar Desak Polisi Bongkar Dalang Pembakaran Gedung FP USK |
|
|---|
| VIDEO Siswa SDIT An-Nur Pante Geulima Belajar jadi Presenter di Kantor Serambinews |
|
|---|
| VIDEO - 13 Tahun Hidup Tanpa Listrik, Aksi Nekat Keluarga Ini Bikin Sultan Pahang Berhenti |
|
|---|
| VIDEO - Sosok Pejuang Aceh Tgk Chik Pante Geulima Resmi Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|
| VIDEO - Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Aktivis Ditahan dan Diintimidasi |
|
|---|