Kamis, 4 Juni 2026

Video

VIDEO Iran Balas Dendam! Kuwait Dihujani Rudal IRGC hingga 63 Korban Sekarat

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bertanggung jawab atas serangan ke Kuwait dan Bahrain pada Rabu (3/6).

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bertanggung jawab atas serangan ke Kuwait dan Bahrain pada Rabu (3/6).

Serangan itu sebagai balasan seusai AS menyerang kapal tanker Iran dan Pulau Qeshm di Selat Hormuz.

IRGC meluncurkan rentetan drone dan rudal ke dua negara di Timur Tengah. Akibatnya, satu warga Kuwait dilaporkan tewas.

Kementerian Luar Negeri Kuwait juga menegaskan 63 warga sipil mengalami luka-luka.

Pihaknya menyatakan serangan Iran tidak hanya menyasar target militer, namun berdampak pada fasilitas sipil dan infrastruktur vital negara.

Serangan Iran juga menganggu operasional Bandara Internasional Kuwait hingga sempat memengaruhi lalu lintas penerbangan.

Pemerintah Kuwait menyebut tindakan itu sebagai serangan terhadap kedaulatan negara dan mengancam keselamatan warga sipil.

Dalam pernyataan resminya, Kuwait mengutuk rentetan drone dan rudal Iran yang disebutnya sebagai serangan brutal serta berkelanjutan.

Di satu sisi, Bahrain mengklaim berhasil menggagalkan sebagian serangan yang mengarah ke wilayahnya.

Meski begitu, sistem pertahanan udara Bahrain berjibaku mencegat tiga rudal Iran.

Bahrain menyebut drone dan rudal Iran ditujukan ke lokasi-lokasi sipil di kerajaan tersebut. (*)

Editor: Aldi Rani

Baca juga: Iran Bombardir Bandara Kuwait dengan Drone dan Rudal sebagai Balasan Serangan AS

Baca juga: Drone Iran Hantam Kuwait, 1 Tewas! AS Balas Serang Pulau Qeshm! Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Baca juga: Iran Gempur Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain: Bandara Lumpuh, Sejumlah Orang Terluka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved