Video
VIDEO - Ratusan Warga Cot Tunong Gandapura Gelar Kenduri Blang
Gampong Cot Tunong memiliki areal persawahan seluas 58,5 hektare yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ratusan warga Gampong Cot Tunong, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen berkumpul di Dusun Ranup Uteun, kawasan lahan persawahan gampong setempat, Minggu (7/6/2026). Mereka terdiri dari kaum ibu, kaum bapak, dan anak-anak. Mereka menggelar kenduri blang, salah satu tradisi turun-temurun di Aceh sebelum turun ke sawah.
Kaum ibu bertugas memasak dengan membawa perlengkapan masak ke lokasi. Kaum bapak ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat itu diawali dengan doa dan pengajian bersama yang dipimpin oleh Imum Syik Gampong Cot Tunong, Tgk Hanafiah.
Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus permohonan agar musim tanam tahun ini diberikan keberkahan, hasil panen yang melimpah, serta terhindar dari berbagai gangguan yang dapat merusak tanaman pasca musibah banjir hidrometeorologi yang melanda Aceh beberapa bulan lalu.
Sebagai gampong yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari sektor pertanian, kenduri blang memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Cot Tunong. Sekitar 85 persen warga setempat berprofesi sebagai petani yang mengolah lahan persawahan maupun perkebunan.
Keuchik Gampong Cot Tunong, Hasballah Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh seluruh warga sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Kenduri ini merupakan agenda tahunan. Kali ini warga memasak bersama-sama di kawasan pinggiran sawah sebagai wujud syukur dan harapan agar panen tahun ini melimpah serta mendukung terwujudnya program swasembada pangan.
Gampong Cot Tunong memiliki areal persawahan seluas 58,5 hektare yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Hasballah juga menyambut baik berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai semakin berpihak kepada petani, seperti bantuan pompanisasi dan berbagai program lainnya.
Kenduri blang tersebut turut dihadiri Kadistanbun Bireuen, Mulyadi, unsur Gapoktan Kecamatan Gandapura, Brigade Swasembada Pangan, Ketua PMI Kabupaten Bireuen Edi Saputra, anggota DPRK Bireuen Hidayatus Siddiq, tokoh agama kecamatan setempat, para penyuluh pertanian, pihak keamanan, BKAD Gandapura, serta tokoh masyarakat setempat. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar