Video
VIDEO - Ribuan Siswa Keracunan MBG, Pemerintah Respon Tegas!
Korban keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjatuhan.
SERAMBINEWS.COM - Korban keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjatuhan.
Kasus terbaru terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah, Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa NTB dan Garut Jawa Barat pada hari yang sama, Rabu (17/9/2025).
Gejalanya hampir sama mulai dari pusing, mual, muntah, badan memerah hingga sesak napas.
Pemerintah menyampaikan permintaan maaf atas maraknya kasus keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini telah digaungkan sejak kampanye Pilpres 2024, mulai diluncurkan pada 6 Januari 2025, dan ditegaskan sebagai prioritas nasional dalam RAPBN 2026.
“Pertama-tama tentunya kami atas namanya pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah yang tentu saja itu bukan sesuatu yang kita harapkan dan bukan sesuatu kesengajaan,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak.
Lebih lanjut, Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menutup-nutupi jika ditemukan pelanggaran.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul: Istana sampai minta maaf maraknya kasus keracunan mbg miris sehari hampir korban