Minggu, 26 April 2026

Video

VIDEO Iran Dibatasi AS, Dilarang Belanja Barang Mewah saat Sidang Umum PBB

Amerika Serikat (AS) memberlakukan pembatasan ketat terhadap delegasi Iran yang hadir dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) memberlakukan pembatasan ketat terhadap delegasi Iran yang hadir dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

 Aturan ini tidak hanya membatasi pergerakan para diplomat Iran, tetapi juga melarang mereka mengakses toko grosir serta membeli barang-barang mewah selama berada di wilayah Amerika.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal tersebut disampaikan oleh Tommy Pigott, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Selasa (23/9/2025).

Dalam keterangan resminya yang dikutip dari Reuters, ia menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk “memaksimalkan tekanan” terhadap rezim ulama Iran.

Menurutnya, pemerintah Iran telah membiarkan para pejabat menikmati fasilitas mewah di luar negeri, sementara rakyatnya hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Merespon larangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait kebijakan baru tersebut.

Adapun larangan itu dilontarkan AS di saat Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sesi ke-80 resmi dibuka kemarin di markas besar PBB, Midtown Manhattan, New York.

Forum tahunan yang mempertemukan para pemimpin dunia ini menjadi panggung penting bagi negara anggota untuk menyampaikan pandangan mengenai isu-isu global, mulai dari perdamaian, krisis kemanusiaan, hingga perubahan iklim.

Setidaknya ada sekitar 190 delegasi dunia yang hadir dalam kesempatan itu. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: 7 Poin Penting Pidato Prabowo di KTT PBB: Indonesia akan Akui Israel jika Palestina Merdeka

Baca juga: Malam Ini Prabowo Pidato di Sidang Umum PBB, Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Isu yang Dibahas

Baca juga: 6 Poin Penting Pidato Prabowo di KTT PBB: Salah Satunya Akan Akui Israel jika Israel Akui Palestina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved