Video
VIDEO - Kapal Red Crescent Turki Evakuasi Kapal GSF yang Hampir Tenggelam
Turki bertindak cepat mengoordinasikan evakuasi aman terhadap penumpang kapal Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza.
Penulis: Khusna Maulidia | Editor: Khusna Maulidia
SERAMBINEWS.COM - Turki bertindak cepat mengoordinasikan evakuasi aman terhadap penumpang kapal Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Kapal GSF yang dinamakan 'Johnny M' tersebut mengalami kerusakan mesin serius di perairan Mediterania pada Senin pagi (waktu setempat).
Melansir dari laporan Sumber Anadolu (30/9/2025), kerusakan terjadi di wilayah laut antara Kreta, Siprus, dan Mesir. Dalam panggilan darurat, kapten kapal melaporkan melalui radio bahwa ruang mesin mulai kemasukan air, menimbulkan bahaya bagi para penumpang yang berasal dari berbagai negara, termasuk Luksemburg, Prancis, Finlandia, Meksiko, dan Malaysia.
Merespons situasi darurat tersebut, otoritas Turki, termasuk Bulan Sabit Merah Turki, segera dimobilisasi untuk mengoordinasikan proses evakuasi. Kapal Alma, yang dipimpin oleh Kapten Semih Fener, turut membantu operasi penyelamatan.
Kapten Fener menjelaskan bahwa kapal Johnny M tidak tenggelam, namun mengalami malfungsi teknis. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 12 orang penumpang telah berhasil dipindahkan ke kapal lain.
"Mereka berterima kasih kepada Turki, kepada Bulan Sabit Merah Turki, atas proses evakuasi ini," ujar Kapten Fener.
Pihak Global Sumud Flotilla melalui pernyataan di platform media sosial juga menegaskan bahwa operasi berjalan lancar berkat koordinasi cepat dari pemerintah Turki dan kontribusi sigap dari Bulan Sabit Merah Turki di lapangan. Mereka menyampaikan apresiasi atas peran penting Turki dalam memastikan keselamatan para peserta dan upaya pengiriman bantuan.
Meskipun terjadi insiden, GSF tidak memprediksi adanya penundaan signifikan dalam keseluruhan operasi, dan armada kapal direncanakan tetap akan mencapai tujuan mereka dalam waktu empat hari.
Baca juga: VIDEO - Kenapa Italia Balik Arah Lawan Israel? Dari Kecaman Jadi Kawal Ketat GSF ke Gaza