Rabu, 15 April 2026

Video

VIDEO - Emas Lokal Nekat Naik Gila-gilaan, Emas Antam Ambruk Kena 'Sleep Call'!

Ada drama baru di bursa logam mulia hari ini. Kalau biasanya harga emas kompak, kali ini pergerakannya bikin geleng-geleng kepala.

Editor: Khusna Maulidia

SERAMBINEWS.COM, Banda Aceh – Ada drama baru di bursa logam mulia hari ini. Kalau biasanya harga emas kompak, kali ini pergerakannya bikin geleng-geleng kepala. Ibarat hubungan, Emas Lokal Banda Aceh lagi bucin dan naik-naik terus tanpa rem, sementara Emas Antam kayak habis maraton, langsung rebahan dan turun harga!

Si Emas Aceh: Star Syndrome dan Susah Dikejar
Coba lihat ke Toko Emas Bina Nusa di Banda Aceh. Harga emas lokal di sini benar-benar "tak terbendung," naik terus kayak rating drama Korea yang lagi viral.

Per hari Kamis ini, harga emas per Mayam (satuan khas Aceh) sudah dipatok gahar di angka Rp 6.590.000!

Angka ini sontak naik Rp 40.000 dibandingkan hari sebelumnya (Rp 6.550.000). Kenaikannya tipis, tapi konsisten, kayak follower di TikTok yang terus bertambah. Kalau dikonversi, per gramnya sudah hampir tembus Rp 2 jutaan, tepatnya di Rp 1.996.969.

Catatan penting: Harga tadi baru harga dasar, ya. Kalau Anda mau beli perhiasan, siap-siap dana ekstra untuk 'ongkos jadian' atau ongkos pembuatan. Ongkos ini berkisar Rp 100.000 sampai Rp 200.000 per mayam, tergantung tingkat kerumitan model perhiasan Anda. Jangan sampai budget Anda jebol gara-gara modelnya ribet kayak mantan!

Si Emas Antam: Baru ATH, Langsung Sleep Call
Nah, ini dia bagian plot twist-nya. Kenaikan heboh emas lokal ini berbanding terbalik 180 derajat dengan kelakuan emas batangan PT Antam Tbk.

Setelah sehari sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di Rp 2.237.000 per gram, hari ini si Antam langsung turun harga!

Emas Antam hari ini melemah Rp 2.000 per gram dan kini dipatok di level Rp 2.235.000 per gram.

Fenomena ini kayak seseorang yang habis juara satu lari maraton, lalu tiba-tiba bilang, "Maaf, hari ini saya cuti," dan langsung tidur nyenyak.

Senada dengan harga jual, harga buyback (harga jual kembali) Antam juga ikut-ikutan turun Rp 2.000, dari Rp 2.084.000 menjadi Rp 2.082.000 per gram.

Jadi, hari ini di Banda Aceh, emas lokal menunjukkan kalau dia adalah primadona yang harganya terus merangkak naik tanpa peduli kondisi pasar nasional. Sementara emas Antam, setelah mencapai puncak kejayaan, memilih untuk rehat sejenak.

Baca juga: Kokoh Bertahan! Harga Emas Diawal Oktober 2025 di Pidie Masih Fantastis

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved