Selasa, 14 April 2026

Video

VIDEO Ulah Geng Pro Israel, Amerika Tuduh Hamas Rusak Gencatan Senjata

Hamas balik menuduh otoritas Israel telah membentuk, mempersenjatai, dan mendanai geng-geng kriminal

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Kelompok militan Palestina, Hamas, pada Minggu (19/10/2025), membantah keras tuduhan yang dilayangkan oleh Amerika Serikat (AS).

Dalam tuduhan itu, Hamas disebut merencanakan serangan atau pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan bahwa pihaknya memiliki laporan kredibel bahwa Hamas merencanakan serangan dalam waktu dekat yang menargetkan warga sipil Palestina di Gaza. 

Dikutip dari Al Arabiya pada Senin (20/10/2025), Washington menilai tindakan ini sebagai pelanggaran langsung dan serius terhadap perjanjian gencatan senjata dan merusak kemajuan signifikan yang dicapai melalui upaya mediasi.

Menanggapi tuduhan tersebut, Hamas meminta pemerintah AS untuk berhenti mengulangi narasi menyesatkan dari pihak Israel.

Hamas balik menuduh otoritas Israel telah membentuk, mempersenjatai, dan mendanai geng-geng kriminal yang melakukan pembunuhan, penculikan, dan penjarahan.

Baca juga: VIDEO Geger! Serangan Udara Israel di Gaza Renggut 42 Nyawa, Gencatan Senjata Terancam Batal?

Kelompok militan Palestina itu menegaskan bahwa pasukan polisi di Gaza hanya menjalankan tugas mereka untuk memburu dan menindak tegas geng-geng tersebut.

Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri AS juga mengancam akan mengambil tindakan tegas.

Peringatan dari Washington ini sejalan dengan ancaman keras yang sempat dilontarkan Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu.

"Jika Hamas terus membunuh orang di Gaza, yang bukan bagian dari Kesepakatan, kami tidak punya pilihan selain masuk dan membunuh mereka," ujar Trump.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dituduh AS Serang Warga Sipil Gaza, Hamas Malah Tuding Israel Persenjatai Geng Kriminal, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved