Jumat, 8 Mei 2026

Video

VIDEO Disbudpar dan Gekrafs Aceh Selenggarakan Workshop Digital dan Sertifikasi bagi Pelaku Ekraf

Disbudpar Aceh-Gekrafs Gelar Workshop Digital Creative, Dorong Sertifikasi Profesi Pelaku MICE

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Aceh menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif (ekraf) melalui penyelenggaraan Workshop Digital Creative. 

Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel kawasan Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, mulai Rabu (26/11/2025) hingga 1 Desember 2025.
Selama kegiatan, para peserta akan mendapatkan pembekalan langsung dari para pemateri berkompeten serta mengikuti proses sertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi MISE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). 

Baca juga: PKM Internasional, Prodi Pendidikan Biologi FKIP UGL Aceh Angkat Isu Pengelolaan Sampah di Malaysia

Sertifikasi ini menyasar pelaku event di Aceh guna meningkatkan profesionalitas dan daya saing di sektor MICE.
Workshop tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedi Yuswadi AP, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf, Ismail SPd.

Dalam sambutannya, Ismail menegaskan, ekonomi kreatif kini menjadi sektor strategis yang terus berkembang, berperan dalam pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, hingga penguatan budaya.

Ia menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan, peluang ekraf justru semakin besar dengan dukungan teknologi digital. Karena itu, inovasi, akses pendanaan, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan digital marketing menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem kreatif di Aceh.

Baca juga: Tumpukan Longsor Berhasil Disingkirkan, Transportasi Singkil-Simpang Kanan Berangsur Normal

Peserta workshop juga didorong menggali strategi pemasaran berbasis teknologi, peningkatan kualitas desain, sertifikasi halal, pemahaman keuangan syariah, Hak Kekayaan Intelektual, hingga digital branding untuk memperluas jaringan dan mengembangkan produk kreatif berkualitas.

Sementara itu, Sekretaris DPW Gekrafs Aceh, Iqbal Firdaus, menambahkan bahwa sektor ekonomi kreatif menyumbang hampir 25 persen pertumbuhan ekonomi Aceh. 

Baca juga: 5 Tower SUTT 150 kV Roboh Akibat Banjir, PLN Aceh Minta Bantuan Pusat untuk Pulihakan Listrik

Namun, perkembangan pelaku ekraf masih perlu didorong lebih optimal melalui pendampingan dan kolaborasi yang kuat antara Gekrafs dan Disbudpar Aceh.
Ketua panitia, Edo Mustafa, menjelaskan bahwa kegiatan ini terdiri dari tiga rangkaian, pelatihan dan penguatan literasi digital, workshop digital marketing, serta sertifikasi bagi pelaku MICE.

Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu memberikan sertifikasi yang dibutuhkan oleh para pelaku event dan industri kreatif di Aceh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved