Minggu, 3 Mei 2026

Usaha Galian C Menjamur, Jalan Desa Amblas ke Sungai

Amblasnya badan jalan itu karena menjamurnya usaha galian c di aliran sungai tersebut

Tayang:
Editor: hasyim
SIGLI - Lebih kurang 1.000 meter jalan di dua desa yakni Gampong Riweuk dan Bariuh, di Kemukiman Kandang, Kecamatan Sakti, Pidie amblas ke Sungai Krueng Baro Raya. Amblasnya badan jalan itu karena menjamurnya usaha galian c di aliran sungai tersebut.

Imum Mukim Kandang, Tgk Tarmizi SPd, kepada Serambi, Jumat (20/1) mengatakan, erosi Sungai Krueng Baro yang terjadi sepuluh tahun terakhir telah menyebabkan sepanjang 1.000 meter jalan yang terletak di Gampong Riweuk dan Barieh, Kemukiman Kandang, Kecamatan Sakti telah amblas ke dasar sungai. Bencana erosi itu, kata Tarmizi, kini telah mengancam perkampungan penduduk. Karena, saat ini hanya tersisa bibir sungai dengan letak rumah penduduk hanya sekitar 7-10 meter.

Dikhawatirkan, kata Tarmizi, jika tidak cepat diantisipasi dengan membangun tanggul di bibir sungai, bisa mengakibatkan kedua kampung tersebut akan menjadi sungai. Karena, tambah Tarmizi secara perlahan pengikisan aliran Sungai Krueng Baro setiap saat terus terjadi. Lebih-lebih, katanya, saat tibanya  musim penghujan.

Hal senada dilontarkan Ketua Koperasi Pertanian Rijang Makmue, Sharul Kiran Adnan (25). Katanya, akibat erosi Sungai Krueng Baro, kini belasan hektare sawah dan kebun produktif milik masyarakat telah musnah.

Penyebab erosi, kata Syahrul, salah satunya karena usaha galian c yang menggunakan alat berat di sepanjang aliran sungai tersebut. Ditegaskan, pengerukan sungai yang dilakukan secara serampangan itu telah merusak struktur dasar sungai, sehingga mengakibatkan dinding sungai mudah ambruk.(naz)

dampak erosi sungai

* Lebih kurang 1.000 meter
  jalan desa amblas
* Di Gampong Barieh dan Gampong Riweuk

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved