Rabu, 10 Juni 2026

Pasien Jamkesmas Harus Beli Obat

Petugas puskemas Muara Dua, Lhokseumawe menolak memberi obat injeksi dan botol infus kepada pasien Jamkesmas atas nama Mahmudia

Tayang:
Editor: bakri
LHOKSEUMAWE - Petugas puskemas Muara Dua, Lhokseumawe menolak memberi obat injeksi dan botol infus kepada pasien Jamkesmas atas nama Mahmudia (48) warga Meunasah Mesjid, kecamatan setempat.

Akibatnya, keluarga pasien harus membeli obat di luar. Tepi, belakangan pihak puskesmas mengaku obat itu memang tersedia tapi stoknya minim, sehingga hanya diperuntukkan bagi korban yang kondisinya darurat.

Rahmad (32), keluarga pasien, kemarin,  menjelaskan, Mahmudia dibawa ke Puskesmas Muara Dua pada Selasa (14/2) sekitar pukul 14.00 WIB karena mengalami demam tinggi. Sesampai di puskesmas itu, menurutnya, pasien tersebut dianjurkan rawat inap. Sementara pihak keluarga, lanjut Rahmad, diminta membeli obat injeksi dua botol dan infus empat botol.

Menurutnya, pihak puskesmas meminta mereka membeli obat dengan alasan stok obat tersebut di puskesmas itu habis. “Tapi pihak medis tidak bilang bahwa uang untuk beli obat itu akan diganti kembali,” jelasnya. Dengan kondisi itu, Rahmad menyatakan kecewa dengan pelayanan di puskesmas tersebut. Karena keluarganya sebagai pasien Jamkemas tak bisa mendapatkan obat gratis.

“Bila benar stok obat di puskesmas kosong, itu harus segera diatasi. Sehingga warga miskin bisa mendapat pelayanan maksimal di puskesmas,” ujarnya.(bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved