SMPN 4 Percontohan, Aceh Tamiang
Utamakan Dukungan Wali Murid
SMP Negeri 4 Percontohan, Aceh Tamiang, baru berusia enam tahun sejak didirikan tahun 2005 lalu. Di usia yang masih seumur jagung itu berbagai
Di atas lahan seluas 3,9 hektare berdiri, sembilan bangunan ruang kelas belajar, perpustakaan, laboratorium IPA, multimedia, komputer, mushalla, asrama putra dan putri. Dengan fasilitas tersebut, para guru menggodok siswa mereka sesuai dengan misi sekolah diantaranya belajar efektif dan efesien guna menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif serta menguasai sains.
Namun ke unggulan sekolah ini, sebut kepala SMPN 4, Mansyur Purba SPd, tidak serta merta hanya peran dewan guru saja tapi didukung penuh oleh wali murid. Kebutuhan untuk mendukung peningkatan mutu sekolah terlebih untuk anak mereka biasanya jarang ditolak sama wali murid.
Bayar uang sekolah di SMPN 4 Percontohan Rp 130.000/bulan ditambah uang makan untuk sekali makan Rp 6.000/siswa.
Jumlah tersebut, ditempel di papan pengumuman setiap penerimaan siswa baru. Setelah pendaftaran siswa, sekolah langsung melaksanakan rapat dengan wali murid dengan komite sekolah. Berkaiatan peningkatan mutu anak-anak mereka, selama ini belum ada wali murid yang menolak.
Walaupun demikian ada juga yang protes, biasanya yang tidak ikut rapat. Setelah dijelaskan mereka mengerti. Bukan berarti sekolah tidak mengakomodir warga kurang mampu, karena ada juga siswa dari kalangan kurang mampu maupun anak yatim diberikan beasiswa.
Penerapan sistim boarding school para pelajar dari pukul 07.30 WIB–21.00 WIB. Mereka belajar tambahan malam hari yang dikhususkan bagi anak kelas tiga. Sedangkan kelas satu dan dua belajar hingga sore hari. Dampak dari dukungan wali murid dan penerapan belajar terhadap siswa, sekolah ini mampu meluluskan 100 persen dengan nilai tertinggi.(muhammad nasir)