Sabtu, 30 Mei 2026

Bireuen Butuh Peta Rawan Bencana

“Tapi untuk memastikan kawasan itu daerah rawan bencana longsor belum bisa, karena belum dilakukan survei oleh tim ahli,” ungkapnya

Tayang:
Editor: hasyim
BIREUEN - Hingga kini Kabupaten Bireuen belum memiliki peta daerah rawan bencana alam di kawasan pemukiman masyarakat. Sedangkan pemetaaan wilayah yang sering banjir, jalan longsor sudah ada tetapi belum lengkap. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Agussalim, Jumat (2/3) berkaitan seringnya terjadi bencana alam di daerah lain.

Dampak dari belum adanya pemetaaan kawasan longsor, menurutnya, akan menyulitkan petugas untuk memantau ke lapangan. Kecuali menerima informasi dari masyarakat bila terjadi longsor, tim lapangan bergerak cepat.

Disebutkan, kawasan yang sering terjadi longsor di kabupaten itu beberapa tahun terakhir yaitu Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan, dan Juli.

“Tapi untuk memastikan kawasan itu daerah rawan bencana longsor belum bisa, karena belum dilakukan survei oleh tim ahli,” ungkapnya.

Sementara daerah rawan banjir, katanya, hampir merata di seluruh kecamatan, termasuk Kota Juang.

Daerah yang sering banjir yang harus diwaspadai masyarakat, menurutnya, antara lain, Arongan dan Ie Rhop Kecamatan Simpang Mamplam, Janggot Sengko dan beberapa desa lainnya di Jeunieb, Pandrah Kandeh, Pulo Ara, Cureh dan beberapa desa lainnya di Kota Juang.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved