Pemkab Prioritaskan Pembangunan Jalan Singkil-Bulohsema
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, tahun 2012 ini memplotkan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk pembangunan jalan Singkil-Bulosema
Penyelesaian jalan yang sudah ada sejak zaman Belanda itu, menjadi salah satu dari empat prioritas pembangunan yang dibahas dalam Musrembang 2013, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu dan Kamis (14-15/3) di Gedung Serbaguna, Singkil.
“Skala prioritas pembangunan yang belum terealisasi, yaitu pembangunan Jalan Singkil-Bulosema Trumon. Guna mempercepat proses pembangunan, kami telah menyurati Bappeda Aceh, anggota DPRA Dapil VII, untuk menjadwalkan pertemuan bersama tim Pemkab Aceh Selatan, membahas rencana anggaran,” kata Sekda Aceh Singkil HM Yakub KS, saat mewakili Bupati Khazali membuka Musrembang 2013.
Sekda, ditemui usai pembukaan Musrembang menyatakan, pengerasan jalan hingga perbatasan Singkil dengan Aceh Selatan tahun ini selesai. Tinggal pembangunan Jembatan Kilangan-Kuala Baru dan tiga sampai empat jembatan pendek lainnya yang memerlukan biaya besar. Karenanya perlu dukungan dari provinsi dan diharapkan Aceh Selatan, melakukan hal serupa dapat menuntaskan pembangunan jalan dimaksuda pada tahun yang sama.
“Surat permintaan pertemuan kepada Bappeda Aceh dan DPRA Dapil VII sudah direspon baik, tinggal menunggu jadwalnya saja, kapan pertemuan bisa dilakukan. Kita berharap sesegera mungkin, agar 2013 isolasi ini bisa dibuka,” ujar Yakub KS.
Setelah melalui perjuangan bertahun-tahun, pembangunan jalan Singkil-Bulosema mendapat izin Menteri Kehutanan, dan Pemkab setempat juga berhasil membuat MoU dengan BKSDA secara sistem kolaborasi. Dua tahun terakhir dana APBK pun terus dikucurkan demi mempercepat pembukaan isolasi daerah ini dengan kabupaten tetangga di Aceh.
Sementara itu, empat prioritas pembangunan 2013 Aceh Singkil yaitu, peningkatan hubungan antara wilayah, dengan menuntaskan pembangunan jalan Singkil-Bulosema, dan peningkatan perhubungan laut Singkil, Sinabang dan Gunung Sitoli. Prioritas kedua yaitu, penguatan implementasi rencana tata ruang wilayah kabupaten sebagai fondasi pembangunan dan penataan wilayah, selanjutnya penguatan perekonomian masyarakat dan investasi berbasis sektor unggulan.
Musrembang diikuti sekitar 200 peserta, termasuk utusan dari kabuapten tetangga. Hadir dalam pembukaan Kepala Bappeda Aceh Singkil H Mauidhah, Kabid Perencanaan Pembangunan Sarana Prasarana Bappeda Aceh Dedi Fahrian, Ketua PN Singkil Syarip, Kasdim 0109/Singkil Mayor Ahmat Sukron, kepala dinas dan undangan lainnya.(c39)