Keadilan Semu
Adakah waktu tuan sejenak Untuk menoleh ke seberang
Adakah waktu tuan sejenak
Untuk menoleh ke seberang
Di sana ada saudara tuan
yang sedang berpeluh riuh di jalan
Dengan tatapan redup dalam kuyup
Mereka sodorkan sekaleng cinta
Berharap tuan memberinya sebungkus keadilan
Untuk mereka lahap hari ini saja
Karena mungkin esok mentari tak lagi miliknya
Adakah waktu tuan untuk merenung sejenak
Sehabis tuan berkoar dengan berapi-api
Meneriakkan keadilan semu
Keadilan yang mana?
Tak kah tuan lihat di atas sana
Murka langit sedang mencerca tubuh-tubuh kuyu
Yang sedang bertarung dengan nasib
Agar bisa mereguh setetes harapan
dalam telaga cinta milik tuan
Adakah waktu tuan sejenak untuk mendengar
Dalam dendang yang nyaris sekarat
Memohon dengan terbata-bata
Agar tuan tak lagi membual keadilan
Hendra Kasmi, alumnus Gemasastrin, Pengajar di SMA IT Al Fityan