Sedihnya Negeri Kita
Di negeri yang kaya nan subur Di negeri yang terkenal akan Serambi Mekkah
Di negeri yang kaya nan subur
Di negeri yang terkenal akan Serambi Mekkah
Di negeri yang terkenal akan keberaniannya
Tapi sayang tak semuanya bisa terlihat lagi
Sayang negeri ini sudah diobrak-abrik
Sayang negeri ini tak terlihat lagi kemegahannya
Kemana pemuda-pemudi
yang akan meneruskan bangsa
Kepada siapa leluhur menebarkan harapan
Hai para calon pemimpin pelayan rakyat
Kaulah yang nanti akan jadi pemimpin negeri ini
Bukalah mata hati dan pikiran untuk negeri ini
Kerahkanlah segala kemampuan terbaikmu
Yang bukan hanya sekadar janji manis
* Muhammad Fauzan, mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala