Rabu, 10 Juni 2026

Perampok Bendahara Desa Tiga Orang

Zulbasir (33) Bendahara Desa KM 6, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, yang dirampok dalam perjalanan dari desa

Tayang:
Editor: bakri
LHOKSEUMAWE - Zulbasir (33) Bendahara Desa KM 6, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, yang dirampok dalam perjalanan dari desa menuju ke Kantor Camat Simpang Keuramat, Senin (16/4) pagi, hingga Selasa (17/4), kondisi kesehatannya semakin membaik.

Dari pernyataan korban diketahui kalau pelaku berjumlah tiga orang, salah satunya diakui menggunakan sebo, dan uang yang berhasil dirampok diakui mencapai Rp 18 juta.

Zulbasri,  menceritakan kalau saat keluar dari rumah, dia membawa uang Rp 18 juta. Terdiri atas Rp 4 juta untuk menebus raskin, Rp 8 juta uang simpan pinjam desa, dan Rp 6 juta uang pribadi yang rencananya hendak menebus sepeda motor yang digadaikan di kawasan ibu kota Kecamatan Simpang Keuramat.

Namun baru beberapa menit pria itu keluar dari rumah, tiba-tiba dia dicegat tiga pria yang menggunakan satu sepeda motor jenis V-ixion.  Satu diantaranya yang duduk paling belakang menggunakan sebo. “Ketiga orang tersebut saya tidak kenal,” jelasnya.

Saat awal dihentikan, pelaku minta uang dan mengatakan disuruh oleh kepala desa. Dikarenakan dia merasa tidak pernah mendapatkan perintah dari kepala desa, apalagi ketiga pria ini tidak dikenal, makanya dia pun menolak permintaan pelaku. “Selanjutnya saya pun di pukul hingga tidak sadar diri. Dan baru sadar saat sudah ditemukan warga,” jelasnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso, melalui Kapolsek Simpang Keuramat, Iptu M Nasir, mengatakan kalau pihaknya sekarang ini masih terus mengembangkan kasus itu, terutama untuk mengejar pelaku.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zulbasir (33), bendahara Desa KM 6, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara diduga kuat dirampok dalam perjalanannya dari desa menuju ke Kantor Camat Simpang Keuramat, Senin (16/4) pagi. Kejadian ini baru diketahui warga beberapa jam kemudian, saat korban ditemukan di bawah pohon sawit jalan lintas desa, tepatnya di kawasan Desa Blang Abeuk. Korban  ditemukan dalam kondisi telungkup dengan tangan serta kaki diikat menggunakan tali nilon.(bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved