Rabu, 10 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Rais 'Aam dan Ketum PBNU Hadiri Pelantikan PWNU Aceh, Waled NU-Faisal Ali Akan Dilantik 27 Juni 2026

“Pelantikan ini bukan hanya seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan peran Nahdlatul Ulama di Aceh,"

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh masa khidmat 2026–2031 akan resmi dilantik pada Sabtu (27/6/2026) mendatang. 

Rais 'Aam dan Ketum PBNU Hadiri Pelantikan PWNU Aceh, Waled NU-Faisal Ali Akan Dilantik 27 Juni 2026

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh masa khidmat 2026–2031 akan resmi dilantik pada Sabtu (27/6/2026) mendatang.

Pelantikan kepengurusan baru organisasi Islam terbesar di Indonesia wilayah Aceh itu dijadwalkan dihadiri langsung oleh Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar ‎dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.‎

Kepengurusan PWNU Aceh yang akan dilantik adalah Tgk. H. Nuruzahri Yahya (Waled ‎NU) sebagai Rais Syuriyah PWNU Aceh dan Tgk. H. Faisal Ali, M.Pd. sebagai Ketua ‎Tanfidziyah PWNU Aceh untuk masa khidmat 2026–2031.‎

Ketua Panitia Pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Aceh, Dr Tgk H ‎Muhammad Hatta Lc MEd didampingi Sekretaris Panitia, Dr Tgk Fakhrul Rijal MA, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan guna menyukseskan agenda besar Nahdlatul Ulama di Aceh tersebut.

Menurutnya, kehadiran pimpinan tertinggi PBNU menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin di Aceh.

Selain menandai dimulainya masa khidmat kepengurusan baru, pelantikan juga diharapkan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pengurus pusat dan daerah dalam menjalankan program-program organisasi.

“Pelantikan ini bukan hanya seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan peran Nahdlatul Ulama di Aceh dalam menjawab berbagai tantangan sosial, pendidikan, dan keagamaan,” ujarnya.

Pelantikan akan dihadiri oleh jajaran pengurus NU dari berbagai tingkatan, pengurus cabang, ‎lembaga dan badan otonom NU, para ulama, pimpinan dayah, akademisi, tokoh masyarakat, ‎serta unsur pemerintah.

Acara ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi ‎besar keluarga Nahdlatul Ulama di Aceh.‎

Usai pelantikan, rangkaian agenda akan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Aceh pada Minggu (28/6/2026). Forum tersebut akan menjadi wadah strategis untuk menyusun dan menetapkan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.

Berbagai agenda prioritas akan dibahas dalam Muskerwil, mulai dari penguatan kaderisasi, pengembangan pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan dakwah dan pelayanan sosial-keagamaan, hingga peningkatan kontribusi Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan masyarakat kontemporer.

Kedepan, PWNU Aceh diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang solid, inklusif, dan visioner dalam memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh dan kemaslahatan umat. (ar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved