Warga Seulimuem Tewas Disambar Petir
Seorang ibu rumah tangga bernama Jawahir (50) warga Gampong Lhieb, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Selasa (17/4) sore
Informasi diperoleh Serambi, kejadian petir yang menyambar tiga warga itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolres Aceh Besar AKBP Sigit Kusmardjoko melalui Kapolsek Seulimeum AKP Edi Febriadi SH, kepada Serambi menyebutkan, musibah itu terjadi saat ketiga IRT itu sedang berada di sawah dan ingin memanen padi. Saat turun hujan, ketiga IRT itu sempat berteduh di bawah pondok mereka yang ada di persawahan tersebut. Kurang lebih setengah jam kemudian, hujan mulai reda dan korban bersama dua saudaranya itu kembali melanjutkan memanen padi. Saat itu lah petir menyambar tubuh Jawahir hingga korban tewas seketika. Sementara dua saudaranya mengalami shock berat.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi. Jawahir kami temukan dalam keadaan tak bernyawa. Sementara dua saudara korban tak mampu berucap sepatah kata pun. Keduanya tidak mengalami luka serius,” kata AKP Edi.
Dua korban selamat langsung dibawa ke Puskesmas Seulimuem. Setelah mendapat penanganan awal, keduanya pun dilarikan ke RSUZA Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan intensif.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dari sejumlah tokoh masyarakat dan warga Seulimuem lainnya, kejadian serupa sudah sering terjadi. Bahkan hampir setiap tahun menelan korban jiwa. Bukan hanya warga, sejumlah ternak milik warga juga pernah ditemukan mati terkapar akibat disambar petir,” sebut Edi.
Karena itu warga setempat, melalui pihaknya, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, bisa memasang alat penangkal petir. “Kami juga meminta seluruh warga tidak turun ke sawah bila cuaca tidak mendukung,” ujarnya.(mir)