Rabu, 10 Juni 2026

Ziarah Tanah Gersang

Kata apa lagi yang hendak kurangkai Tinta ini telah lama kering digerus musim

Tayang:
Editor: bakri
Karya  Hendra Kasmi

Kata apa lagi yang hendak kurangkai
Tinta  ini telah lama kering digerus musim
Hingga trembesi saja terus
mendendangkan nyanyian luruh
Entah sampai kapan
Ataukah harus menunggu pelataran bumi sekarat
Dan batang-batang kerontang  letih menuai dedaunan rapuh
Gegaris apa lagi yang hendak kuukir untuknya
Kanvasku telah ternoda
Diterpa  debu-debu yang terus saja bertebaran
Dari lembah yang kini tak lagi perawan
Sepanjang kelam malam
Keangkuhan bergantian menggagahi
Kudapati mereka terkapar pada pagi
Bayi-bayinya menjerit
Langit berkabung dalam warna kelabu
Lalu badai selalu setia mengantarkan pesan duka untukku
Lewat abu  yang bertebangan
Hingga hatiku larut dalam murung
di bawah sisa sebatang trembesi

Lewat ziarah senyap ini
Dan embun yang terus saja berlinangan
Haruskah kuhapus semua jejak kekasihku
Agar lenyap semua gundah dari imajinasiku

Lalu harus pula kupupus semua cerita
Pada anak cucuku kelak
Bahwa di sini, di tanah gersang ini
Perawan bermata bening
Pernah menawarkan surga dan cinta

Hendra Kasmi,  alumnus Gemasastrin, anggota FLP Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved