Jembatan Gelanggang Terancam Ambruk
Jembatan gelanggang di Desa Alu Sentang, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, kini terancam ambruk. Karena kondisi lantai
Pemuda Desa Alu Sentang, Ibnu abas, kepada Serambi Minggu (22/4) mengatakan, jembatan gelanggang sangat penting bagi perekonomian warga untuk memasarkan hasil bumi ke Kota Langsa. “Setiap hari petani penjual sayur dan pedagang di desa sekitar melewati jembatan ini dengan kondisi was-was terjatuh dalam sungai Gelanggang,” ujarnya.
Untuk pedagang puluhan desa perbatasan Kecamatahn Manyak Payed dan Kota Langsa, melewati jembatan gelanggang lebih dekat dibandingkan keluar dari jalan Simpang Kapal menuju Langsa karena jarak tempuhnya jauh.
Sejak tahun 2005 sampai 2012 sudah berulang kali warga menyampaikan kondisi jembatan tersebut ke Pemkab Tamiang, namun sepertinya aspirasi warga tersebut tidak di gubris. Disebutkan, kondisi besi penyangga jembatan gelanggang sudah keropso dan putus bahkan dipasang penyangga dari pohon kelapa. Begitu juga dengan lantai jembatan yang terbuat dari papan sudah bolong dan diganti warga dengan pohon kelapa. Warga secara bergotong royong setiap tiga bulan sekali memperbaiki jembatan yang bolong dan rusak tersebut agar bisa dilewati kenderaan roda dua dan empat.(md)