Kapal Kargo Hantam Karang di Sabang
Kapal Kargo Pulau Komodo asal Padang yang biasanya mengangkut sembako untuk kebutuhan Sabang, Banda Aceh, Pulo Aceh (Aceh Besar)
SABANG - Kapal Kargo Pulau Komodo asal Padang yang biasanya mengangkut sembako untuk kebutuhan Sabang, Banda Aceh, Pulo Aceh (Aceh Besar), dan Meulaboh (Aceh Barat) menghantam karang di perairan Ujong Ba’U, Kecamatan Sukakarya, dekat Kilometer Nol, sekitar 30 km dari pusat Kota Sabang, Rabu (2/5) pukul 15.15 WIB.
Informasi yang diterima Serambi menyebutkan, setelah menghantam karang, bagian buritan bocor dan mesin kapal mati. Khawatir kapal tenggelam, 18 awaknya melompat ke laut dan berenang melawan ombak besar untuk mencapai daratan sejauh lebih kurang 30 meter.
Kapten Kapal Pulau Komodo, Suryanto (55) didampingi Keuchik Iboih, Iskandar mengatakan, kapal perintis berukuran 50 x 6 meter berkapasitas 551 GT (600 ton) menghantam karang ketika dalam pelayaran dari Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar ke Teluk Sabang dalam keadaan tanpa muatan.
Kapten Kapal bersama 18 ABK-nya melompat dan berenang ke darat sejauh 30 meter. “Mereka sempat kewalahan melawan ombak besar dan batu karang. Nelayan yang kebetulan melintas ikut membantu mereka dan didaratkan di Iboih,” kata Keuchik Iskandar.
Menurut pengakuan ABK, komunikasi terputus karena semua HP mereka terendam. Begitu pun ketika masih di kapal menjelang lompat ke laut, radio komunikasi kehilangan signal. “Setelah di darat, dengan bantuan warga, barulah kami bisa menghubungi pimpinan kami di Padang,” kata Kapten Suryanto.
Kasatpolair Polres Sabang, Ipda Nazarul Fitra mengatakan, selepas magrib kemarin kapten bersama ABK dibawa ke Syahbandar Sabang. Di sana mereka bersilaturahmi dengan pejabat setempat. Karena tak ada yang luka serius, mereka tak perlu dirawat di rumah sakit.
Tadi malam kapten bersama awaknya beristirahat di Hotel Samudra Sabang. Sedangkan kapal masih terdampar dan tersangkut di batu karang dan hari ini, Kamis (3/5) direncanakan akan dilakukan upaya penyelamatan.(gun)