Rumah Warga Jeunieb Terbakar
Rumah kayu beratap seng berukuran 5x8 meter milik Mukhlisuddin (60), di Desa Meunasah Tambo, Jeunieb, Bireuen, terbakar
Informasi yang diperoleh Prohaba, pada saat kebakaran Mukhlisuddin sedang tertidur lelap seorang diri di rumah itu. Tanpa sadar api muncul dari arah dapur begitu cepat melalap bagian dapur. Warga sekitar yang melihat kobaran api segera membangunkan Mukhlisuddin. Warga berjibaku memadamkan api dengan air seadanya, sehingga rumah tukang panjat kelapa itu hanya dapur yang terbakar.
“Mukhlisuddin selama ini tinggal bersama ibunya Habibah (85) yang sudah sakit-sakitan, tetapi saat musibah kebakaran ibunya tidak ada di rumah. Sementara istri Mukhlisuddin sudah lama meninggal, sedangkan dua orang putranya sudah berumah tangga dan menetap di rumahnya masing-masing,” ujar Hamdani, geuchik Meunasah Tambo.
Sementara itu, menjelang shalat Jumat, rumah milik Yahwa Raden (80), di Desa Cot Trieng, Kecamatan Kuala, kabupaten yang sama, nyaris jadi abu. Namun dapur, gudang kayu dan kandang ayam yang berada di belakang rumah tersebut lenyap dilalap api. Saat kejadian itu, empat unit armada pemadam kebakaran dengan cepat tiba di lokasi, sehingga rumah janda miskin berkontruksi kayu itu selamat dari amukan sijago merah.(c38)